Moskow, (Antara/Reuters) - Pasukan keamanan Rusia membunuh tiga tersangka gerilyawan di Provinsi Kabardino-Balkaria, Kaukasus Utara, pada Selasa, kata kantor berita Interfax. Tersangka gerilyawan itu tewas sesudah pasukan keamanan menembaki dua mobil, yang pengemudinya tidak menanggapi permintaan untuk menunjukkan tanda pengenal, kata Interfax mengutip keterangan penegak hukum. Laporan itu tidak menyebutkan adanya korban di antara pasukan keamanan. Polisi tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar dan jumlah korban tidak bisa dikonfirmasi secara mandiri. Baku tembak mematikan antara polisi dan tersangka gerilyawan di pos pemeriksaan jalan sering terjadi di Kaukasus Utara, Rusia, yang merupakan serangkaian provinsi dilanda pemberontakan yang berakar pada dua perang separatis di Chechnya. Kabardino-Balkaria, sebelah barat Chechnya, sebagian besar berpenduduk Muslim, tetapi memiliki minoritas Kristen yang cukup besar. Selama 13 tahun Presiden Vladimir Putin tahun berkuasa telah dinodai oleh kekerasan di Kaukasus Utara, dan serangan-serangan oleh gerilyawan di tempat lain. Dia telah berulang kali mengimbau perlunya perdamaian antara etnis dan keagamaan selama jabatan barunya yang dimulai Mei lalu. (*/sun)