Lembaga Jerman: Mari Pangestu Tepat Dirjen WTO
Jumat, 8 Maret 2013 6:36 WIB
Berlin, (Antara) - Lembaga think-tank (riset) Jerman Konrad Adenauer Stiftung (KAS) menganggap bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu cocok dan tepat menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Oorganisasi Perdagangan Dunia (WTO).
"Ibu Mari Pangestu memiliki latar belakang profesional yang kuat, baik di dunia riset, pendidikan, dan politik. Portofolio kapasitas Ibu Mari sangat kuat, jadi cocok dan tepat menjadi Dirjen WTO," kata Deputi Kepala Kerja sama Internasional dan Eropa KAS Dr Wolfgang Maier pada sebuah diskusi terbatas di Berlin, Rabu.
"Saat ini ada keinginan agar Dirjen WTO berasal dari negara berkembang dan seorang waniTa, jadi kami merasa Ibu Mari tepat untuk jabatan itu," tambah Maier.
Sebelum menjabat Menteri Perdagangan tahun 2004, Mari Elka Pangestu banyak terlibat dalam riset dan akademis, juga menjadi konsultan bagi banyak lembaga internasional.
Namun ketika ditanya apakah Pemerintah Jerman akan mendukung pencalonan Mari Pangestu jadi Diren WTO, Maier mengatakan tidak bisa berkomentar karena hal itu merupakan wewenang Pemerintah Jerman yang di luar kapasitas dia.
"Saya hanya bisa berpendapat bahwa sesuai kapasitas dan kiprah Ibu Mari di pemerintahan dan politik, serta terlibat dalam berbagai lembaga internasional, saya kira dia bisa menduduki jabatan itu," katanya.
Mari Pangestu ketika ditanya mengatakan bahwa dia hadir dalam diskusi itu bukan untuk kampanye, tetapi memaparkan apa yang menjadi persoalan di badan WTO yang harus diselesaikan, dan bagaimana menjalankan organisasi internasional itu agar bisa memberi manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), baik negara maju maupun negara berkembang. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Skema kerjasama Indonesia-Jerman, Wako Fadly Amran usulkan proyek pelestarian lingkungan
12 January 2026 19:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018