17 Tewas, 43 Cedera Dalam Serangan Terpisah di Irak
Rabu, 6 Maret 2013 13:40 WIB
Baghdad, (Antara/Xinhua-OANA) - Sedikitnya 17 orang tewas dan 43 orang lagi cedera dalam serangan terpisah di Irak tengah dan utara, Selasa (5/3), kata polisi.
Dua bom mobil ditujukan kepada sasaran polisi di Kota Kirkuk, sekitar 250 kilometer dari Ibu Kota Irak, Baghdad, sehingga menewaskan lima polisi dan melukai 17 orang lagi --termasuk beberapa polisi, kata sumber polisi yang tak ingin disebutkan jatidirinya kepada Xinhua.
Dalam peristiwa terpisah, satu bom mobil meledak di dekat lapangan sepak bola di Kota Kecil Bani Saad, sebelah barat Ibu Kota Provinsi itu, Baquba, sekitar 65 kilometer di sebelah timur-laut Baghdad. Tiga orang tewas dan sebanyak 20 orang lagi cedera, kata satu sumber polisi provinsi. Ia menambahkan lima korban cedera berada dalam kondisi kritis.
Pada pagi hari yang sama, polisi melaporkan sembilan orang tewas dan enam orang lagi cedera dalam penembakan terpisah di bagian tengah dan utara negeri tersebut.
Tariq Harrosh, pemimpin kelompok Dewan Kebangkitan --yang didukung pemerintah, ditembak hingga tewas oleh dua pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor di luar rumahnya di Daerah Abu Ghraib, pinggiran timur Baghdad, kata satu sumber polisi kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu.
Secara terpisah, beberapa pria bersenjata pada pagi hari menerobos masuk ke dalam rumah seorang pemimpin lain kelompok paramiliter Sunni Kota Kecil As-Siniyah, sekitar 200 kilometer di sebelah utara Baghdad. Pria bersenjata itu juga menembak hingga tewas ayah pemimpin kelompok Sunni tersebut dan ibunya serta membuat tokoh itu luka parah sebelum mereka melarikan diri dari tempat kejadian, kata satu sumber polisi.
Kelompok Dewan Kebangkitan, yang juga dikenal sebagai Putra Gerakan Irak, atau Sahwa, terdiri atas kebanyakan kelompok fanatik Sunni anti-AS. Kelompok tersebut memerangi jaringan Al Qaida setelah para pemimpin Sahwa menjadi kecewa akibat kebrutalan Al Qaida dan kefanatikan pada agama di negeri itu.
Selain itu, dua orang juga tewas dan orang ketiga cedera ketika dua pria bersenjata dengan mengendarai sepeda motor melepaskan tembakan ke arah mereka di satu desa di dekat Kota Tuz-Khurmato, sekitar 90 kilometer di sebelah timur Tikrit, Ibu Kota Provinsi Salahuddin di sebelah utara Baghdad, kata satu sumber polisi provinsi tersebut.
Provinsi Salahudin adalah provinsi yang didominasi pemeluk Sunni. Ibu Kotanya, Tikrit, adalah tempat kelahiran mantan presiden Saddam Hussein.
Sementara itu, beberapa pria bersenjata di dalam mobil mereka melepaskan tembakan ke arah rombongan kendaraan yang membawa Wali Kota Al-Qayyara, sekitar 50 kilometer sebelah selatan Mosul, Ibu Kota Provinsi Nineveh, sewaktu ia melakukan perjalanan di jalan utama di sebelah selatan kotanya, kata sumber polisi Provinsi Nineveh kepada Xinhua.
Ia menambahkan wali kota tersebut menderita luka serius bersama dua pengawalnya.
Provinsi Nineveh telah lama menjadi sarang kelompok gerilyawan, termasuk anggota Al Qaida. Ibu Kotanya, Mosul, sekitar 400 kilometer di sebelah utara Baghdad, adalah salah satu kota paling bergolak di negeri itu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update korban kecelakaan beruntun di Panyalaian, lima tewas dan tiga luka-luka
26 January 2026 18:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018