Lampung beri bantuan kepada petani kopi
Kamis, 22 November 2018 12:52 WIB
Petani Kopi. (Foto Antara)
Bandarlampung, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perkebunan dan Perternakan provinsi ini memberikan bantuan untuk program peremajaan kopi bagi petani setempat.
"Tahun ini ada tiga kabupaten untuk peremajaan kopi ini. Semoga dengan ada peremajaan kopi ini bisa meningkatkan hasil kopi di Provinsi Lampung," kata Sekretaris Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Lampung, Jabuk di Bandarlampung, Kamis.
Ia menyebutkan kabupaten penerima bantuan Pemerintah Provinsi Lampung di antaranya Lampung Barat dan Tanggamus, berupa bibit peremajaan kopi agar hasil produksinya lebih tinggi dan bisa mengganti batang kopi yang sudah tidak produksi lagi.
Menurut dia, Kabupaten Lampung Barat mendapatkan bantuan bibit peremajaan untuk 630 hektare dan Tanggamus 200 ha.
"Dengan bantuan bibit untuk 830 hektare lahan kopi semua bisa teratasi, apalagi bila ada yang rusak dan tidak produksi lagi makanya harus segera diganti dengan yang baru," katanya.
Selain memberikan bantuan peremajaan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perkebunan dan Perternakan Lampung juga memberikan bantuan berupa itensifikasi pembudidayaan kopi di tiga kabupaten yaitu Tanggamus, Lampung Barat dan Lampung Utara.
Pemberian bantuan itensifikasi pembudidayaan ini yaitu Kabupaten Tanggamus 500 ha, Lampung Barat 100 ha dan Lampung Utara 400 ha.
"Jadi banyak sekali yang pemerintah berikan bantuan kopi bagi kabupaten yang ada di Lampung. Walaupun belum bisa semua, semoga tahun depan bisa terpenuhi dan tercukukupi bantuan kepada kabupaten dan kota yang belum mendapatkan batuan tersebut," ungkapnya
Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan terbesar di Lampung, karena jumlah lahan kopi yang luas khususnya di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Waykanan dan lainnya.
"Kopi Lampung sudah sangat terkenal di seluruh Tanah Air, bahkan sampai ke luar negeri seperti di Jerman, Belanda, Swiss, Prancis, dan lainnya," ujarya.
Jabuk mengharapkan produksi kopi Lampung dapat terus di tingkatkan, apalagi bisa terus mempromosikan kopi tersebut ke seluruh penjuru dunia, karena ini akan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan memutus mata rantai pengangguran yang ada di Lampung.(*)
"Tahun ini ada tiga kabupaten untuk peremajaan kopi ini. Semoga dengan ada peremajaan kopi ini bisa meningkatkan hasil kopi di Provinsi Lampung," kata Sekretaris Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Lampung, Jabuk di Bandarlampung, Kamis.
Ia menyebutkan kabupaten penerima bantuan Pemerintah Provinsi Lampung di antaranya Lampung Barat dan Tanggamus, berupa bibit peremajaan kopi agar hasil produksinya lebih tinggi dan bisa mengganti batang kopi yang sudah tidak produksi lagi.
Menurut dia, Kabupaten Lampung Barat mendapatkan bantuan bibit peremajaan untuk 630 hektare dan Tanggamus 200 ha.
"Dengan bantuan bibit untuk 830 hektare lahan kopi semua bisa teratasi, apalagi bila ada yang rusak dan tidak produksi lagi makanya harus segera diganti dengan yang baru," katanya.
Selain memberikan bantuan peremajaan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perkebunan dan Perternakan Lampung juga memberikan bantuan berupa itensifikasi pembudidayaan kopi di tiga kabupaten yaitu Tanggamus, Lampung Barat dan Lampung Utara.
Pemberian bantuan itensifikasi pembudidayaan ini yaitu Kabupaten Tanggamus 500 ha, Lampung Barat 100 ha dan Lampung Utara 400 ha.
"Jadi banyak sekali yang pemerintah berikan bantuan kopi bagi kabupaten yang ada di Lampung. Walaupun belum bisa semua, semoga tahun depan bisa terpenuhi dan tercukukupi bantuan kepada kabupaten dan kota yang belum mendapatkan batuan tersebut," ungkapnya
Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan terbesar di Lampung, karena jumlah lahan kopi yang luas khususnya di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Waykanan dan lainnya.
"Kopi Lampung sudah sangat terkenal di seluruh Tanah Air, bahkan sampai ke luar negeri seperti di Jerman, Belanda, Swiss, Prancis, dan lainnya," ujarya.
Jabuk mengharapkan produksi kopi Lampung dapat terus di tingkatkan, apalagi bisa terus mempromosikan kopi tersebut ke seluruh penjuru dunia, karena ini akan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan memutus mata rantai pengangguran yang ada di Lampung.(*)
Pewarta : Agus Wira Sukarta dan Ardiansyah
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tingkatkan pengawasan, BKPSDM Dharmasraya siap terima laporan ASN "nongkrong warung kopi" saat jam kerja
04 November 2025 15:18 WIB
Wako Fadly Amran hadiri peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Alai Parak Kopi
17 October 2025 19:30 WIB
Satu Abad - PTPN IV Regional 4 sulap bekas rumah sakit Kayu Aro jadi pabrik kopi
06 October 2025 4:35 WIB
Pertama di Sumatera, Komunitas Pemasang Sticker gelar Kopdarnas di Bukittinggi
24 August 2025 12:55 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Tambahan TKD Rp108 miliar buat Kepulauan Mentawai. Wagub Vasko: Peluang percepatan pembangunan
07 March 2026 20:04 WIB
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB