Faisal Basri: ekonomi Indonesia tidak dikuasai asing
Selasa, 2 Oktober 2018 18:47 WIB
Faisal Basri. (ANTARA FOTO)
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mengatakan ekonomi Indonesia tidak dikuasai oleh asing karena penanaman modal langsung (foreign direct investment/FDI) Indonesia relatif kecil.
Faisal dalam sebuah diskusi di Rumah Cemara, Jakarta, Selasa, menjelaskan persentase rata-rata FDI di Indonesia hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan pembentukan modal tetap bruto (PMTB).
"Indonesia peranan asingnya dalam PMTB secara rata-rata tidak pernah lebih dari enam persen. Bandingkan dengan Malaysia yang selalu dua digit," ujar dia.
Menurut data Laporan Investasi Dunia UNCTAD, persentase rata-rata penanaman modal asing langsung di Indonesia terhadap total PMTB pada kurun 2005-2016 berkisar antara 5,6 persen dan 5,7 persen.
"Angka tersebut kecil sekali. PMTB merupakan investasi asing dalam bentuk fisik, misalnya dalam bentuk bangunan atau pabrik," ujar Faisal.
Ia juga menjelaskan bahwa persentase rata-rata FDI terhadap PMTB di Indonesia dalam kurun 2000-2004 bahkan sempat minus 3,3 persen.
Hal tersebut berarti perusahaan asing yang berada di Indonesia memindahkan sebagian fasilitas produksinya ke negara lain.
Data UNCTAD juga menunjukkan persentase rata-rata FDI Malaysia terhadap total PMTB berkisar antara 13,6 persen dan 14 persen pada kurun 2005-2016 dan Vietnam antara 20,4 persen dan 23,2 persen untuk periode yang sama.
"Jadi jauh api dari panggang kalau Indonesia dinilai dikuasai oleh asing. Bahwa peranannya meningkat, itu benar," ujar Faisal. (*)
Faisal dalam sebuah diskusi di Rumah Cemara, Jakarta, Selasa, menjelaskan persentase rata-rata FDI di Indonesia hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan pembentukan modal tetap bruto (PMTB).
"Indonesia peranan asingnya dalam PMTB secara rata-rata tidak pernah lebih dari enam persen. Bandingkan dengan Malaysia yang selalu dua digit," ujar dia.
Menurut data Laporan Investasi Dunia UNCTAD, persentase rata-rata penanaman modal asing langsung di Indonesia terhadap total PMTB pada kurun 2005-2016 berkisar antara 5,6 persen dan 5,7 persen.
"Angka tersebut kecil sekali. PMTB merupakan investasi asing dalam bentuk fisik, misalnya dalam bentuk bangunan atau pabrik," ujar Faisal.
Ia juga menjelaskan bahwa persentase rata-rata FDI terhadap PMTB di Indonesia dalam kurun 2000-2004 bahkan sempat minus 3,3 persen.
Hal tersebut berarti perusahaan asing yang berada di Indonesia memindahkan sebagian fasilitas produksinya ke negara lain.
Data UNCTAD juga menunjukkan persentase rata-rata FDI Malaysia terhadap total PMTB berkisar antara 13,6 persen dan 14 persen pada kurun 2005-2016 dan Vietnam antara 20,4 persen dan 23,2 persen untuk periode yang sama.
"Jadi jauh api dari panggang kalau Indonesia dinilai dikuasai oleh asing. Bahwa peranannya meningkat, itu benar," ujar Faisal. (*)
Pewarta : Calvin Basuki
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Agrowiratama tegaskan usaha perkebunan di Muaro Kiawai Pasaman Barat telah sesuai prosedur
15 February 2025 17:58 WIB
Usia 60 tahun dan sempat hilang ingatan tak halangi marbot masjid raih gelar sarjana
23 January 2020 13:10 WIB, 2020
Ahok jangan "dijerumuskan" sendirian, Faisal Basri: Perlu tim pendukungnya
21 November 2019 6:05 WIB, 2019
Solok kembangkan Agrowisata Payo, promosi dibantu relawan dari Australia
31 July 2019 19:32 WIB, 2019
Dinas Pariwisata: festival ekonomi kreatif untuk menumbuhkan minat masyarakat
13 December 2018 11:12 WIB, 2018
BPBD: pembangunan tapak SUTT di Solok Selatan ancam keselamatan warga
04 December 2018 11:48 WIB, 2018
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB