Penuhi target 100-0-100 Pesisir Selatan peroleh bantuan dua unit IPAL dari Kemen-PUPR
Kamis, 19 Juli 2018 9:36 WIB
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan, Wendi. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra)
Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat memperoleh bantuan dua unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).
"Kedua unit IPAL ini jika dirupiahkan bernilai Rp1 miliar, Pesisir Selatan merupakan satu dari 72 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapatkan bantuan ini," kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler setempat, Wendi di Painan, Kamis.
Ia menambahkan, per unit IPAL mampu mengelola limbah dari 50 rumah tangga, dan jika keduanya beroperasi maksimal maka akan mampu mengelola limbah 100 rumah tangga pada daerah setempat.
Menurutnya, bantuan ke dua unit IPAL ini seirama dengan rencana pembangunan jangka menengah kabupaten setempat yang menjadikan sanitasi sebagai salah satu prioritas.
Bantuan itu diterima oleh Bupati setempat, Hendrajoni di Denpasar, Bali pada Rabu (18/7) saat menghadiri acara persiapan implementasi infrastruktur berbasis masyarakat.
Pada kesempatan itu, bupati bersama kepala daerah lainnya menandatangani perjanjian kerja sama pemenuhan target 100-0-100.
"100-0-100 merupakan target pemerintah pusat kepada daerah penerima bantuan IPAL yaitu 100 persen akes air bersih, 0 persen rumah kumuh dan 100 persen akses limbah rumah tangga," ungkapnya.
Pembangunan kedua IPAL akan dilaksanakan secara swadaya dan akan dikelola oleh satuan kerja yang ada di provinsi.
Sementara lokasi pembangunannya akan terlebih dahulu dikaji lebih lanjut oleh dinas teknis terkait sehingga lebih tepat sasaran.
"Pemerintah kabupaten bertekad untuk menjadi daerah ini paling maksimal dalam memanfaatkan bantuan ini, mudah-mudahan dengan komitmen ini kami terus mendapat perhatian dari pemerintah pusat," katanya lagi. (*)
"Kedua unit IPAL ini jika dirupiahkan bernilai Rp1 miliar, Pesisir Selatan merupakan satu dari 72 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapatkan bantuan ini," kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler setempat, Wendi di Painan, Kamis.
Ia menambahkan, per unit IPAL mampu mengelola limbah dari 50 rumah tangga, dan jika keduanya beroperasi maksimal maka akan mampu mengelola limbah 100 rumah tangga pada daerah setempat.
Menurutnya, bantuan ke dua unit IPAL ini seirama dengan rencana pembangunan jangka menengah kabupaten setempat yang menjadikan sanitasi sebagai salah satu prioritas.
Bantuan itu diterima oleh Bupati setempat, Hendrajoni di Denpasar, Bali pada Rabu (18/7) saat menghadiri acara persiapan implementasi infrastruktur berbasis masyarakat.
Pada kesempatan itu, bupati bersama kepala daerah lainnya menandatangani perjanjian kerja sama pemenuhan target 100-0-100.
"100-0-100 merupakan target pemerintah pusat kepada daerah penerima bantuan IPAL yaitu 100 persen akes air bersih, 0 persen rumah kumuh dan 100 persen akses limbah rumah tangga," ungkapnya.
Pembangunan kedua IPAL akan dilaksanakan secara swadaya dan akan dikelola oleh satuan kerja yang ada di provinsi.
Sementara lokasi pembangunannya akan terlebih dahulu dikaji lebih lanjut oleh dinas teknis terkait sehingga lebih tepat sasaran.
"Pemerintah kabupaten bertekad untuk menjadi daerah ini paling maksimal dalam memanfaatkan bantuan ini, mudah-mudahan dengan komitmen ini kami terus mendapat perhatian dari pemerintah pusat," katanya lagi. (*)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hendrajoni lantik Wendi sebagai Direktur PDAM Tirta Langkisau, Targetkan Perbaikan Layanan Air Minum
17 December 2025 4:33 WIB
Sampaikan pesan kebaikan, Pesisir Selatan dukung peran RAPI bangun daerah
16 July 2019 9:46 WIB, 2019
Pesisir Selatan terpilih satu dari enam kabupaten penerima penghargaan Nirwasita Tantra
06 November 2018 12:20 WIB, 2018
Ini dia dua penghargaan yang diterima Pesisir Selatan dalam sepekan ini
27 October 2018 9:42 WIB, 2018
Kunjungan Ribuan Wartawan Pada HPN 2018 Semakin Populerkan Kawasan Mandeh
22 December 2017 16:58 WIB, 2017