Legislator: Penyerangan TNI di Papua Persoalan Serius
Jumat, 22 Februari 2013 7:04 WIB
Jakarta, (Antara) - Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Al Habsy menilai penyerangan terhadap anggota TNI di Papua merupakan persoalan serius yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah pusat.
"Peristiwa kekerasan ini jika tidak segera diselesaikan akan menjadi preseden buruk yang bisa terjadi di daerah lain," kata Aboebakar Al Habsy di Jakarta, Kamis malam.
Menurut dia, peristiwa berdarah yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya pada Kamis ini menunjukkan kelompok separatis di Papua sudah mulai berani menunjukkan eksistensinya.
Ia mengatakan pemerintah melalui Polri dan TNI harus sigap dan bertindak cepat untuk segera menyelesaikan persoalan itu.
Aboebakar juga turut berduka cita atas gugurnya delapan prajurit TNI dalam peristiwa penyerangan itu.
"Mereka adalah putera terbaik bangsa yang mengabdi hingga titik darah penghabisan," katanya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meminta Kapolri untuk menurunkan Densus 88 ke Papua, karena menilai peristiwa penyerangan itu sebagai teror yang nyata terhadap kondisi keamanan negara.
Penyerangan terhadap aparat keamanan, kata dia, adalah bentuk teror yang tidak bisa dianggap remeh.
"Saya optimis Densus 88 mampu menangani persoalan ini," katanya.
Sementara itu, siaran pers dari Pusat Penerangan TNI, Kamis, menyebutkan Gerakan Sipil Bersenjata di Papua melakukan penyerangan terhadap pos TNI di Pos Tinggi Nambut, Puncak Jaya, yang mengakibatkan satu anggota TNI meninggal dunia dan satu anggota lainnya terluka.
Penyerangan kedua terjadi sekitar pukul 10.30 Wita terhadap anggota TNI yang sedang dalam perjalanan menuju Bandara Sinak, yang mengakibatkan tujuh anggota TNI gugur. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persib Bandung kecam insiden penyerangan steward setelah laga Persija
24 September 2024 9:35 WIB, 2024
Tim gabungan cari jasad empat korban pembunuhan pekerja Trans-Papua Barat
30 September 2022 13:30 WIB, 2022
Penjelasan Polri terkait pengusutan kasus penyerangan ulama yang terjadi di sejumlah wilayah
28 September 2021 8:53 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018