Penyebaran flu burung agar diwaspadai para peternak di Curup
Rabu, 9 Mei 2018 7:15 WIB
Flu burung. (Antara)
Rejang Lebong, (Antara) - Penyebaran flu burung di wilayah Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu agar diwaspadai para peternak sebagaimana telah disampaikan Petugas Pusat Kesehatan Hewan setempat.
"Kasus flu burung yang dinyatakan positip sebelumnya pernah terjadi pada 2012 dan terbaru terjadi pada awal April 2018. Untuk kalangan peternak ayam diminta untuk mewaspadai penyebarannya," kata Kepala UPTD Puskeswan Curup drh Firi Asdianto di Rejang Lebong, Rabu.
Kasus flu burung yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, kata dia, menyerang 1.000 ekor lebih milik peternak ayam petelur di Desa Lubuk Belimbing I, Kecamatan Sindang Beliti Ilir pada awal April, di mana hasil pemeriksaan laboratorium Balai Veteriner Lampung dinyatakan positif flu burung.
Adanya kejadian flu burung itu, kata dia, menandakan kelengahan masyarakat di wilayah itu, karena kasusnya kembali terulang.
Untuk itu warga yang menemukan kasus kematian ternak ayam secara mendadak agar segera melaporkannya kepada petugas puskeswan terdekat sehingga bisa langsung diberikan penanganan.
"Kalau ada ternak ayam yang mati agar bangkainya dikubur, kemudian peternak juga harus rajin membersihkan kandang serta melakukan penyemprotan dengan desinfektan," ujarnya.
Sebelumnya, lebih dari 1.000 ekor ayam petelur milik warga Desa Lubuk Belimbing I mati terindikasi flu burung.
Kendati hasil dari pemeriksaan petugas dengan menggunakan "rapid test" dinyatakan positif, pihaknya belum berani memastikannya karena masih menunggu pemeriksaan dari Laboratorium Veteriner Lampung.
Berdasarkan keterangan peternak yang ternaknya terserang flu burung itu, kata dia, ayam yang dipeliharanya itu berjumlah 1.200 ekor dengan bibit anakan dibeli dari wilayah Kabupaten Muratara, Sumsel, sekitar 1.000 ekor dan riwayat vaksinnya tidak jelas, sedangkan 200 ekor lainnya dibeli dari peternak di wilayah Rejang Lebong.
"Saat berumur delapan bulan anakan ayam yang dari Muratara ini mati semuanya, dan yang dari Rejang Lebong tidak ada yang mati," kata Firi.(*)
"Kasus flu burung yang dinyatakan positip sebelumnya pernah terjadi pada 2012 dan terbaru terjadi pada awal April 2018. Untuk kalangan peternak ayam diminta untuk mewaspadai penyebarannya," kata Kepala UPTD Puskeswan Curup drh Firi Asdianto di Rejang Lebong, Rabu.
Kasus flu burung yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, kata dia, menyerang 1.000 ekor lebih milik peternak ayam petelur di Desa Lubuk Belimbing I, Kecamatan Sindang Beliti Ilir pada awal April, di mana hasil pemeriksaan laboratorium Balai Veteriner Lampung dinyatakan positif flu burung.
Adanya kejadian flu burung itu, kata dia, menandakan kelengahan masyarakat di wilayah itu, karena kasusnya kembali terulang.
Untuk itu warga yang menemukan kasus kematian ternak ayam secara mendadak agar segera melaporkannya kepada petugas puskeswan terdekat sehingga bisa langsung diberikan penanganan.
"Kalau ada ternak ayam yang mati agar bangkainya dikubur, kemudian peternak juga harus rajin membersihkan kandang serta melakukan penyemprotan dengan desinfektan," ujarnya.
Sebelumnya, lebih dari 1.000 ekor ayam petelur milik warga Desa Lubuk Belimbing I mati terindikasi flu burung.
Kendati hasil dari pemeriksaan petugas dengan menggunakan "rapid test" dinyatakan positif, pihaknya belum berani memastikannya karena masih menunggu pemeriksaan dari Laboratorium Veteriner Lampung.
Berdasarkan keterangan peternak yang ternaknya terserang flu burung itu, kata dia, ayam yang dipeliharanya itu berjumlah 1.200 ekor dengan bibit anakan dibeli dari wilayah Kabupaten Muratara, Sumsel, sekitar 1.000 ekor dan riwayat vaksinnya tidak jelas, sedangkan 200 ekor lainnya dibeli dari peternak di wilayah Rejang Lebong.
"Saat berumur delapan bulan anakan ayam yang dari Muratara ini mati semuanya, dan yang dari Rejang Lebong tidak ada yang mati," kata Firi.(*)
Pewarta : Nur Muhamad
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nagari Lasi Agam resmikan larangan perburuan burung di sekitar Gunung Marapi
19 October 2025 18:05 WIB
BKSDA Sumbar lakukan pengawasan peredaran satwa dilindungi di Agam (Video)
26 September 2025 14:53 WIB
Peringatan tabrakan burung dikeluarkan sesaat sebelum Jeju Air jatuh
29 December 2024 18:47 WIB, 2024
Peringati HSP Ke-96, Pemko Padang Gelar Kontes Batu Akik, Pameran Bonsai dan Lomba Burung Balam
03 November 2024 4:49 WIB, 2024
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB