Nelayan di Aceh temukan lima orang etnis Rohingya terdampar di laut
Jumat, 6 April 2018 9:17 WIB
Etnis Rohingya
Lhokseumawe, Aceh, (Antaranews Sumbar) - Para nelayan Aceh Timur, Provinsi Aceh, menemukan lima orang etnis Rohingya, Myanmar, yang terdampar di laut.
Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Sjamsul Rizal di Lhokseumawe, Jumat, mengatakan mereka ditemukan nelayan pada Senin (2/4), pukul 20.30 WIB, sekitar 176 mil dari Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Kelima etnis Rohingya tersebut terdiri dari dua orang laki-laki dewasa dan satu orang anak, serta dua orang wanita.
Lalu oleh nelayan Aceh Timur diselamatkan dan dibawa ke Pelabuhan Kuala Idi serta sampai di Kuala Idi, Jumat (6/4) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sementara itu, data kelima etnis Rohingya tersebut adalah Umar Shidik (28), M ilyas (33), Kamal Husen (8), Syamimah (25) dan Mominah (20).
Sedangkan pengakuan sementara (karena kesulitan komunikasi) menyebutkan, awalnya mereka berjumlah 10 orang dengan menggunakan sampan (perahu tanpa mesin).
Namun lima orang lainnya telah meninggal dunia karena kekurangan makanan dan dibuang ke laut.
"Saat tiba di Pelabuhan Idi Rayeuk, kondisi mereka lemah karena kekurangan makanan dan cairan," ujar dia.
Anggota Posal Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur serta instansi terkait lainnya dan dibantu masyarakat membawa kelima warga Rohingnya tersebut ke RSUD Zubir Mahmud Idi Rayeuk untuk mendapatkan perawatan, tutur Danlanal Lhokseumawe.
Danlanal menyatakan, direncanakan mereka akan dijemput oleh pihak imigrasi Langsa guna penanganan lebih lanjut.(*)
Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Sjamsul Rizal di Lhokseumawe, Jumat, mengatakan mereka ditemukan nelayan pada Senin (2/4), pukul 20.30 WIB, sekitar 176 mil dari Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Kelima etnis Rohingya tersebut terdiri dari dua orang laki-laki dewasa dan satu orang anak, serta dua orang wanita.
Lalu oleh nelayan Aceh Timur diselamatkan dan dibawa ke Pelabuhan Kuala Idi serta sampai di Kuala Idi, Jumat (6/4) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sementara itu, data kelima etnis Rohingya tersebut adalah Umar Shidik (28), M ilyas (33), Kamal Husen (8), Syamimah (25) dan Mominah (20).
Sedangkan pengakuan sementara (karena kesulitan komunikasi) menyebutkan, awalnya mereka berjumlah 10 orang dengan menggunakan sampan (perahu tanpa mesin).
Namun lima orang lainnya telah meninggal dunia karena kekurangan makanan dan dibuang ke laut.
"Saat tiba di Pelabuhan Idi Rayeuk, kondisi mereka lemah karena kekurangan makanan dan cairan," ujar dia.
Anggota Posal Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur serta instansi terkait lainnya dan dibantu masyarakat membawa kelima warga Rohingnya tersebut ke RSUD Zubir Mahmud Idi Rayeuk untuk mendapatkan perawatan, tutur Danlanal Lhokseumawe.
Danlanal menyatakan, direncanakan mereka akan dijemput oleh pihak imigrasi Langsa guna penanganan lebih lanjut.(*)
Pewarta : Mukhlis
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB