Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Abrar mengatakan keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting untuk pendidikan anak sejak dini.
Ia menyebutkan walaupun PAUD belum menjadi urusan wajib pemerintah sebagaimana SD dan SMP, akan tetapi pihaknya tetap memberikan perhatian yang besar terhadap keberadaan lembaga tersebut.
"PAUD didampingi secara utuh oleh pemerintah, untuk mendukung keberadaan PAUD di Tanah Datar, maka pihak kami telah melakukan penguatan terhadap lembaga PAUD yang ada," katamya.
Beberapa bentuk dukungan pemerintah ialah memberikan pelatihan kompetensi kepada pendidik. Dari sisi kelembagaan akan dilakukan akreditasi, hal ini dilakukan apabila PAUD yang bersangkutan mengusulkannya kepada pemerintah.
"Dari sisi operasional juga dibantu, sehingga diharapkan meningkatkan kualitas PAUD yang ada," ujarnya.
Ia mengatakan, di wilayah Tanah Datar terdapat sebanyak 379 PAUD dari beberapa kategori yang tersebar di 14 kecamatan di daerah tersebut.
Untuk kategori Kelompok Bermain terdapat sebanyak 90 lembaga pendidikan dan untuk kategori Satuan Paud Sejenis terdapat sebanyak 99 lembaga. Sementara itu untuk kategori Taman Penitipan Anak terdapat sebanyak delapan lembaga dan untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat terdapat sebanyak enam lembaga.
"Paling banyak adalah untuk kategori Taman Kanak-kanak yang berjumlah sebanyak 194 lembaga," ujarnya.
Ia menambahkan, dari 379 PAUD tersebut, terdapat sebanyak 5.464 peserta didik dengan tenaga pendidik sebanyak 560 orang.
"Dari seluruh tenaga pendidik yang berstatus PNS baru sebanyak 153 orang, sementara 407 orang lainnya masih berstatus Non PNS," kata dia.
Terkait pentingnya keberadaan PAUD di suatu daerah, sebelumnya Bunda PAUD Sumbar, Nevi Irwan Prayitno mengatakan karakter anak ditentukan dan dipengaruhi oleh pola pengasuhan keluarga dan lingkungan.
"Pengasuhan yang baik akan menentukan seperti apa anak di masa depan," ujarnya . (*)