Selama Pilkada, Polisi Pantau Dunia Maya
Kamis, 11 Januari 2018 21:17 WIB
Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, Kombes Pol Chairul Aziz. (Antara Sumbar/Fathul Abdi)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), bakal memantau secara khusus aktivitas dunia maya pada masa Pilkada di daerah itu untuk menghindari kampanye hitam.
"Kami akan memantau secara khusus aktivitas di dunia maya untuk menghindari kampanye hitam saat masa Pilkada," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Chairul Aziz, di Padang, Kamis (11/1).
Ia menyebutkan kampanye hitam bisa menimbulkan permusuhan dan perpecahan. "Kampanye hitam yang diantisipasi, terutama yang menjelekkan-jelekkan dan bernuansa SARA," katanya.
Ia mengimbau agar masyarakat bisa memahami larangan tersebut, dan tidak terlibat.
Pihak kepolisian, sebutnya akan menindak tegas jika menemukan pelanggaran itu.
"Jangan sampai warga melakukan tindakan ini (kampanye hitam), karena ada konsekuensi pidananya. Termasuk Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," jelasnya.
Pemantauan itu akan berkoordinasi dengan tim siber Kepolisian Daerah Sumbar, melalui kegiatan "Patroli Cyber".
Menurut Chairul, secara keseluruhan pihaknya menyiagakan 1.500 personel untuk mengawal tahap Pilkada hingga selesai.
Jumlah tersebut merupakan gabungan dari Polresta Padang 750 personel, dan 750 personel dari Polda Sumbar.
Wakil Kepala Polda Sumbar Brigjen Pol Bayu Wisnumurti, mengatakan tim siber telah melakukan sejumlah persiapan, meliputi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta alat dan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan tugas. (*)
"Kami akan memantau secara khusus aktivitas di dunia maya untuk menghindari kampanye hitam saat masa Pilkada," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Chairul Aziz, di Padang, Kamis (11/1).
Ia menyebutkan kampanye hitam bisa menimbulkan permusuhan dan perpecahan. "Kampanye hitam yang diantisipasi, terutama yang menjelekkan-jelekkan dan bernuansa SARA," katanya.
Ia mengimbau agar masyarakat bisa memahami larangan tersebut, dan tidak terlibat.
Pihak kepolisian, sebutnya akan menindak tegas jika menemukan pelanggaran itu.
"Jangan sampai warga melakukan tindakan ini (kampanye hitam), karena ada konsekuensi pidananya. Termasuk Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," jelasnya.
Pemantauan itu akan berkoordinasi dengan tim siber Kepolisian Daerah Sumbar, melalui kegiatan "Patroli Cyber".
Menurut Chairul, secara keseluruhan pihaknya menyiagakan 1.500 personel untuk mengawal tahap Pilkada hingga selesai.
Jumlah tersebut merupakan gabungan dari Polresta Padang 750 personel, dan 750 personel dari Polda Sumbar.
Wakil Kepala Polda Sumbar Brigjen Pol Bayu Wisnumurti, mengatakan tim siber telah melakukan sejumlah persiapan, meliputi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta alat dan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan tugas. (*)
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tutup Lomba Napak Tilas peringatan 78 tahun Bagindo Aziz Chan, Wawako : Pahlawan harus jadi teladan generasi muda
19 July 2025 13:01 WIB
Wawako Maigus Nasir : Bagindo Aziz Chan wariskan nilai patriotisme dan keberanian
19 July 2025 13:00 WIB
Arisal Aziz Foundation salurkan zakat 250 ton untuk mustahiq di Sumbar
16 April 2023 18:48 WIB, 2023
Ambisi Abdul Aziz bawa Persib Bandung raih poin maksimal di sisa kompetisi Liga 1
16 March 2023 6:43 WIB, 2023
Legislator nilai pentingnya penyuluh agama paham empat pilar kebangsaan tangkal paham radikal
18 September 2022 19:07 WIB, 2022
Terpopuler - Fokus Pilkada
Lihat Juga
Pemkab Pasaman Barat tegaskan pelaksanaan pemilihan wali nagari secara e-voting
18 November 2025 19:02 WIB
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Meski kalah PSU, pasangan Nanik-Suyatni unggul tipis dari total suara Pilkada Magetan
23 March 2025 6:42 WIB