KY akan Memperjuangkan Kenaikan Gaji Pokok Hakim
Senin, 11 Februari 2013 16:31 WIB
Makassar, (Antara) - Ketua Komisi Yudisial (KY) Prof Dr H Eman Suparman SH MH mengatakan, pihaknya akan perjuangkan kenaikan gaji pokok hakim.
"Kami terus berupaya dan mengusulkan peningkatan kesejahteraan hakim kepada pemerintah," kata Eman di sela-sela sosialisasi dan penjaringan calon hakim agung tahun 2013 di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, perlu diakui bahwa pendapatan yang diperoleh hakim yang pensiunan berbeda jauh ketika masih aktif, karena perhitungan gaji pensiun berdasarkan gaji pokok.
Sebagai gambaran, total pendapatan Ketua Pengadilan Tinggi
yang juga PNS mencapai Rp40 juta per bulan, namun ketika pensiun hanya menerima gaji Rp5 juta.
Mencermati kesenjangan pendapatan yang sangat jauh tersebut, lanjut dia, pihaknya terus memperjuangkan kenaikan gaji pokok hakim. Selama ini belum pernah ada kenaikan gaji pokok pascapemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Baru pada masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ada kenaikan tunjangan, itu pun hanya diberlakukan pada hakim muda yang tugas di daerah terpencil seperti Tobelo dan Wamena dengan jumlah tunjangan Rp20 juta per bulan.
"Karena itu, yang tengah diperjuangkan ini adalah kenaikan gaji pokok, karena gaji pokok itulah yang menentukan besaran uang pensiun nanti, bukan dari besarnya tunjangan," katanya.
Dia mengatakan, masyarakat selalu menuntut agar pemerintah tidak menghapus subsidi BBM. Sementara menurut Menteri Keuangan, masyarakat Indonesia juga belum berpihak pada PNS dan hakim, khususnya untuk menaikkan gajinya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Eman mengatakan, itu semua menjadi tantangan bagi hakim dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum.
"Apa pun kondisinya para hakim diminta mengemban marwah keadilan dan kebenaran," ujarnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Resmi perpanjang kontrak, Thomas Tuchel akan terus latih Inggris hingga 2028
13 February 2026 4:41 WIB
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018