1.800 Prajurit Chad Amankan Kidal
Selasa, 5 Februari 2013 21:44 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Sekitar 1.800 prajurit Chad telah memasuki kota di Mali utara, Kidal, untuk "mengamankan" apa yang disebut sebagai benteng terakhir dari gerilyawan, kata Kementerian Pertahanan Prancis, Selasa.
Seorang pejabat kementerian mengatakan pasukan Prancis, yang kini berjumlah empat ribu di Mali, juga mengambil kendali dan mengamankan bandara kota itu menyusul penempatan para penerjun payung.
Pejabat itu mengatakan, serangan udara Prancis terhadap posisi pemberontak di wilayah Kidal telah mengenai 25 target dalam beberapa hari terakhir, "terutama depot logistik dan pusat pelatihan "di kawasan Aguelhok dan Tessalit.
Chad telah berjanji untuk menyediakan dua ribu prajurit untuk pasukan intervensi di Mali pimpinan Afrika, AFISMA, yang mulai terbentuk setelah operasi ofensif pasukan Prancis melawan pemberontak, yang menguasai kawasan gurun yang luas di bagian utara Mali. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo beri penghormatan kepada tiga prajurit gugur dan temui keluarganya
04 April 2026 20:15 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018