Jakarta, (Antara Sumbar) - Sebanyak 6.087 tenaga harian lepas dan tenaga bantu penyuluh pertanian yang tersebar di 23 wilayah seluruh Indonesia akan mengikuti tes sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).
"Para peserta yang berjumlah 6.087 akan melaksanaan tes kompetensi dasarnya mulai hari Selasa hingga Jumat 6 Oktober 2016, menggunakan sistem 'computer assisted test di 23 lokasi di seluruh Indonesia," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Herman Suryatman, di Jakarta, Selasa.
Herman mengatakan tes CPNS bagi tenaga penyuluh pertanian dilakukan setelah sebelumnya tes serupa juga dilakukan para pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan dan guru garis depan (GGD) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ketiga bidang pekerjaan itu dianggap sangat penting sehingga dikecualikan dalam moratorium penerimaan CPNS.
Herman mengatakan tes hari pertama tenaga penyuluh pertanian dilakukan di Universitas Syah Kuala, Aceh. Peserta tes diwajibkan mengerjakan materi seleksi kompetensi dasar yang terdiri atas seleksi wawasan kebangsaaan (SWK), Seleksi Intelegensi Umum (SIU), dan Seleksi Karakteristik Pribadi (SKP).
Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian, sampai 30 September 2016 jumlah pendaftar sebanyak 6.087 orang.
Sebelum mengikuti tes kompetensi dasar, telah dilakukan seleksi di sektor pelayanan dasar yakni pendidikan dan kesehatan.
"Tenaga Penyuluh Pertanian ini juga telah melaksanakan tugas di daerah tertinggal, terluar dan terpencil berdasarkan penugasan dari Menteri Pertanian," ujar Herman. (*)