Mekkah, (Antara Sumbar) - Jamaah haji diimbau tidak panik saat terpisah dari rombongan dan tidak ragu menghubungi petugas sektor khusus apabila tersesat di kawasan Masjidil Haram.


        "Kalau ketinggalan rombongan jangan panik, datangi petugas haji dengan seragam dan bertanya," kata Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram Ali Nurokhim di kantor Sektor Khusus, Hotel Hilton Tower 6 Villa 640, Jumat sore waktu setempat.


        Petugas haji yang bertugas akan mengenakan kemeja putih dan celana hitam yang dilengkapi rompi hitam bertuliskan Petugas Haji Indonesia 2016 di bagian punggung dan bendera merah putih di bagian lengan.


        Para petugas, kata dia, akan mengantarkan jamaah yang tersesat ke terminal terdekat atau bahkan pemondokan.


        Petugas Sektor Khusus akan melakukan patroli selama 24 jam di pintu keluar Marwah, Tower Zam Zam, Area Tawaf, King Abdullah dan Hotel Hilton.


        Ia juga mengimbau agar jamaah tidak membawa banyak barang berharga ke Masjidil Haram untuk menghindari barang tercecer.


        "Waspadai jika ke kamar mandi karena pintu keluar dan masuk berbeda," ujarnya.


        Demi keamanan, jamaah juga diimbau agar selalu mengenakan gelang jamaah dan membawa kartu terminal, kartu bus dan nomor hotel.


        Jamaah Indonesia akan mulai memasuki Mekkah secara bertahap mulai 18 Agustus setelah menyelesaikan Arbain atau shalat wajib 40 rakaat tanpa putus di Masjid Nabawi. (*)