Wakil Wali Kota Minta Sekolah Awasi Jajanan
Sabtu, 28 Mei 2016 16:43 WIB
    Padang (Antara Sumbar) - Wakil Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Emzalmi, mengimbau seluruh pengelola sekolah di daerah tersebut untuk mengawasi secara ketat jajanan yang biasa dibeli siswa.
        "Pengawasan ini penting untuk menghindari kejadian keracunan jajanan siswa yang beberapa waktu terakhir marak terjadi," kata dia di Padang, Sabtu.
        Menurut dia, salah satu upaya pengawasan itu, yakni memeriksa higienitas dan kebersihan makanan yang dijual di warung atau kantin sekolah, antara lain jenis makanan, penggunaan bumbu, lama penyimpanan makanan, dan cara pengolahan.
        Berbagai hal tersebut, katanya, sebaiknya tidak luput dari pengetahuan pihak sekolah.
        "Selayaknya menciptakan kantin sehat, telah jadi kewajiban semua sekolah saat ini," ujar dia.
        Dia mengatakan selain mengawasi warung atau kantin dalam sekolah, sekolah juga mengawasi warung atau tempat belanja makanan siswa di luar sekolah.
        Jika perlu, katanya, sekolah menyediakan tempat yang lengkap untuk jajanan  sehingga siswa tidak perlu mencari ke luar.
        Pengawasan itu, katanya, harus disertai dengan bimbingan dan arahan tentang jajanan sehat dan bersih, termasuk lingkungan warungnya.
        "Persoalan kantin ini telah jadi komitmen pemkot memperbaikinya," kata dia.
        Beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengundang kepala sekolah dan perwakilan bidang pendidikan untuk membahas terkait dengan kelayakan kantin sekolah.
        "Diharapkan ke depan akan ada regulasi yang menjadikan semua sekolah memiliki kantin yang sehat dan bersih," ujarnya.
        Salah satu siswa SMA di Padang, Ander, mengakui memilih jajanan di luar sekolah karena terbatasnya persediaan di kantin sekolah.
        Jika nantinya sekolah berupaya meningkatkan kualitas kantin, katanya, harus disesuaikan dengan selera atau kebiasaan kebanyakan siswa.
        "Artinya ada kemungkinan setiap hari, minggu, atau tahun akan ada perubahan jenis makanan sesuai perkembangan," ujarnya.
        "Pengawasan ini penting untuk menghindari kejadian keracunan jajanan siswa yang beberapa waktu terakhir marak terjadi," kata dia di Padang, Sabtu.
        Menurut dia, salah satu upaya pengawasan itu, yakni memeriksa higienitas dan kebersihan makanan yang dijual di warung atau kantin sekolah, antara lain jenis makanan, penggunaan bumbu, lama penyimpanan makanan, dan cara pengolahan.
        Berbagai hal tersebut, katanya, sebaiknya tidak luput dari pengetahuan pihak sekolah.
        "Selayaknya menciptakan kantin sehat, telah jadi kewajiban semua sekolah saat ini," ujar dia.
        Dia mengatakan selain mengawasi warung atau kantin dalam sekolah, sekolah juga mengawasi warung atau tempat belanja makanan siswa di luar sekolah.
        Jika perlu, katanya, sekolah menyediakan tempat yang lengkap untuk jajanan  sehingga siswa tidak perlu mencari ke luar.
        Pengawasan itu, katanya, harus disertai dengan bimbingan dan arahan tentang jajanan sehat dan bersih, termasuk lingkungan warungnya.
        "Persoalan kantin ini telah jadi komitmen pemkot memperbaikinya," kata dia.
        Beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengundang kepala sekolah dan perwakilan bidang pendidikan untuk membahas terkait dengan kelayakan kantin sekolah.
        "Diharapkan ke depan akan ada regulasi yang menjadikan semua sekolah memiliki kantin yang sehat dan bersih," ujarnya.
        Salah satu siswa SMA di Padang, Ander, mengakui memilih jajanan di luar sekolah karena terbatasnya persediaan di kantin sekolah.
        Jika nantinya sekolah berupaya meningkatkan kualitas kantin, katanya, harus disesuaikan dengan selera atau kebiasaan kebanyakan siswa.
        "Artinya ada kemungkinan setiap hari, minggu, atau tahun akan ada perubahan jenis makanan sesuai perkembangan," ujarnya.
Pewarta : M R Denya Utama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahyeldi dan Emzalmi kembali bertugas sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang
24 June 2018 7:42 WIB, 2018
Ini Hasil Tes Kesehatan dan Psikologi Mahyeldi-Hendri Septa, Emzalmi-Desri Ayunda
17 January 2018 18:19 WIB, 2018
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Siswa di Mosul Irak Berjuang Lanjutkan Pendidikan di Tengah Ancaman IS
06 January 2018 9:33 WIB, 2018
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
30 December 2017 10:41 WIB, 2017
Sekda Agam Panggil Kepala SMKN2 Terkait Penerapan Sanksi Ujian di Lapangan
07 December 2017 21:08 WIB, 2017