Longsor Hantam Talu Pasaman Barat
Senin, 11 April 2016 20:14 WIB
Simpang Empat, (AntaraSumbar) - Longsor serta kayu tumbang kembali melanda Jorong Merdeka dan Jorong Tabek Sirah Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Senin.
Informasi yang dihimpun di lapangan, menyebutkan longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Mengakibatkan kendaraan menuju Simpang Empat-Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman tidak bisa melalui jalan tersebut.
"Benar, longsor terjadi di jalan lintas yang menghubungkan dua kabupaten yakni Pasaman Barat dan Pasaman," kata Camat Talamau, Etris Dsem.
Ia menjelaskan longsor itu terjadi akibat tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir. Akibatnya longsor terjadi disertai potongan kayu bekas ikut menutupi jalan.
"Sebelumnya ada potongan kayu besar yang tergantung di tebing itu. Akibat hujan lebat maka kayu itu jatuh dan membawa material batu dan pasir turun kejalan," ujarnya.
Ia menyebutkan akibat timbunan longsor dan kayu besar itu mengakibatkan sekitar lima jam kendaraan terpaksa tidak bisa melalui jalan tersebut.
"Kami baru mendapatkan informasi adanya longsor sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah itu bersama Dinas PU, Polsek Talamau dan masyarakat langsung membersihkan jalan yang tertimbun longsor," tambahnya.
Setelah membersihkan jalan dari timbunan longsor maka sekitar pukul 08.00 WIB kendaraan baru bisa melewati jalan tersebut.
"Kami tetap mengimbau agar pengendara hati-hati melewati areal longsor karena hujan terus mengguyur Kecamatan Talamau dan Pasaman Barat umumnya," ujarnya.
Ia menjelaskan di Jorong Tabek Sirah Kecamataman Talamau pada Senin (11/4) sekitar pukul 17.00 WIB satu pohon besar juga tumbang ketengah jalan mengakibatkan kendaraan tidak bisa melewati jalan perkampungan tersebut.
"Hingga Senin (11/4) pukul 18.30 WIB pihak kecamatan bersama masyarakat berupaya mengangkat pohon besar itu dari jalan. Namun pembersihan agak lambat karena terkendala hujan lebat," katanya.
Menurutnya Kecamatan Talamau merupakan salah satu kecamatan di Pasaman Barat yang rawan bencana longsor karena daerahnya terdiri dari perbukitan.
"Kepada warga Talamau diharapkan meningkatkan kewaspadaan terkait curah hujan yang tinggi. Bagi warga yang berdomisili di tepi perbukitan disarankan sementara mengungsi ketempat yang lebih aman," ajaknya. (*)
Informasi yang dihimpun di lapangan, menyebutkan longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Mengakibatkan kendaraan menuju Simpang Empat-Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman tidak bisa melalui jalan tersebut.
"Benar, longsor terjadi di jalan lintas yang menghubungkan dua kabupaten yakni Pasaman Barat dan Pasaman," kata Camat Talamau, Etris Dsem.
Ia menjelaskan longsor itu terjadi akibat tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir. Akibatnya longsor terjadi disertai potongan kayu bekas ikut menutupi jalan.
"Sebelumnya ada potongan kayu besar yang tergantung di tebing itu. Akibat hujan lebat maka kayu itu jatuh dan membawa material batu dan pasir turun kejalan," ujarnya.
Ia menyebutkan akibat timbunan longsor dan kayu besar itu mengakibatkan sekitar lima jam kendaraan terpaksa tidak bisa melalui jalan tersebut.
"Kami baru mendapatkan informasi adanya longsor sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah itu bersama Dinas PU, Polsek Talamau dan masyarakat langsung membersihkan jalan yang tertimbun longsor," tambahnya.
Setelah membersihkan jalan dari timbunan longsor maka sekitar pukul 08.00 WIB kendaraan baru bisa melewati jalan tersebut.
"Kami tetap mengimbau agar pengendara hati-hati melewati areal longsor karena hujan terus mengguyur Kecamatan Talamau dan Pasaman Barat umumnya," ujarnya.
Ia menjelaskan di Jorong Tabek Sirah Kecamataman Talamau pada Senin (11/4) sekitar pukul 17.00 WIB satu pohon besar juga tumbang ketengah jalan mengakibatkan kendaraan tidak bisa melewati jalan perkampungan tersebut.
"Hingga Senin (11/4) pukul 18.30 WIB pihak kecamatan bersama masyarakat berupaya mengangkat pohon besar itu dari jalan. Namun pembersihan agak lambat karena terkendala hujan lebat," katanya.
Menurutnya Kecamatan Talamau merupakan salah satu kecamatan di Pasaman Barat yang rawan bencana longsor karena daerahnya terdiri dari perbukitan.
"Kepada warga Talamau diharapkan meningkatkan kewaspadaan terkait curah hujan yang tinggi. Bagi warga yang berdomisili di tepi perbukitan disarankan sementara mengungsi ketempat yang lebih aman," ajaknya. (*)
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Pasaman Barat lakukan gotong royong di daerah terdampak bencana alam
12 January 2026 19:31 WIB
Pemkab: Kebutuhan penanganan kerusakan infrastruktur bencana di Pasaman Barat butuh Rp571,30 miliar
23 December 2025 16:03 WIB
Pemkab Pasaman Barat percepat pembukaan-pengerasan jalan tertimbun longsor di Tinggam Talamau
16 December 2025 14:12 WIB
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman salurkan bantuan ke pegawai terdampak banjir-tanah longsor
16 December 2025 10:37 WIB
Sesuai persetujuan ahli waris, Pemkab Pasaman Barat hentikan pencarian korban tertimbun longsor
10 December 2025 14:31 WIB
Polres Pasaman Barat turunkan puluhan personel bantu cari korban longsor di Tinggam Talamau (Video)
06 December 2025 8:19 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Longsor Timbun Jalan di Palembayan, Lalu Lintas Agam-Pasaman Terganggu
26 December 2017 14:28 WIB, 2017