Logo Header Antaranews Sumbar

Pariaman Miliki 1.420 Personel KSB

Kamis, 28 Desember 2017 14:11 WIB
Image Print
Kepala BPBD Pariaman Asrizal. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Pariaman, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, telah memiliki 1.420 personel Kelompok Siaga Bencana (KSB) yang tersebar di 71 desa dan kelurahan untuk membantu penanganan apabila terjadi bencana alam di daerah itu.

"KSB telah dibentuk serta dilatih sejak 2012 yang tersebar di tiap desa dan kelurahan, tujuannya untuk membantu penyelamatan apabila terjadi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pariaman, Asrizal, di Pariaman, Kamis (28/12), usai penutupan kegiatan pendidikan dan pelatihan KSB 2017.

Para personel yang tergabung di KSB dibekali pengetahuan umum tentang kebencanaan, evakuasi korban, dapur umum, teknik mendirikan tenda darurat, serta pengetahuan cara menanggulangi dan mengatasi sebelum, saat dan sesudah bencana alam.

Setiap KSB yang tersebar di tiap desa dan kelurahan diberikan pelatihan selama tiga hari dengan mendatangkan narasumber Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

"Setiap KSB memiliki 20 personel memiliki tanggung jawab terhadap kewajiban yang diberikan sehingga risiko kebencanaan dapat dikurangi," ujar dia.

Selain memiliki KSB pemerintah daerah melalui BPBD juga menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang memiliki tugas menangani masalah kebencanaan kota itu.

Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang Rahmat Triyono menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Pariaman cukup tepat dalam menanggulangi bencana alam.

"KSB yang dibentuk memiliki tugas dan fungsi yang jelas dalam membantu pemerintah daerah apabila terjadi masalah kebencanaan alam," kata dia.

Apalagi, Kota Pariaman termasuk salah satu daerah rawan bencana alam seperti Tsunami dan gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja.

Pihaknya menilai pembentukan KSB oleh Kota Pariaman diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain agar menyiapkan personel dari unsur masyarakat sehingga memiliki kesiapan dalam menghadapi bencana alam. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026