Massa "Riau Bersih" Tuntut Pengungkapan Kasus BNI
Senin, 21 Januari 2013 12:50 WIB
Pekanbaru, (ANTARA) - Puluhan massa dari "Gerakan Anti-Korupsi Riau Bersih" menggelar aksi unjuk rasa menuntut aparat penegak hukum untuk mengungkap dugaan kasus korupsi di "tubuh" PT Bank Negara Indonesia Cabang Pekanbaru.
"Ada penyalahgunaan wewenang dan pemberian kredit bermasalah oleh BNI Cabang Pekanbaru kepada seorang nasabah atas nama Rosinta Simarmata," kata koordinator aksi, Febri Prabowo, dalam orasinya di bundaran Tugu Slais, Pekanbaru, Senin.
Ia mengatakan, indikasi itu diperkuat dengan bukti-bukti yang salah satunya yakni adanya nota perjanjian kredit Nomor : 2008.119 yang menyebutkan beberapa poin.
Salah satunya kata dia yakni lahan yang digunakan oleh Rosinta adalah lahan milik orang lain yang terbukti pada tahun 2009, Ir. David Silalahi dan Rosinta Simamarta dipidanakan 8 bulan penjara oleh PN Bangkinang karena melakukan perusakan tanaman kelapa sawit yang diklaim dan atau dipergunakan untuk pencairan kredir ke BNI.
"Dari uraian dan temuan itu, maka kami menuntut agar pihak berwajib segera menindaklanjuti kasus ini," katanya.
Desakan ini, kata dia, khususnya ditujukan untuk pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polri untuk memeriksa pihak BNI Cabang Pekanbaru yang diduga telah menerima suap sehingga dengan mudah memberikan kredit sebesar Rp4,9 miliar terhadap nasabah tak kompeten.
Sebaiknya juga, demikian Febri, para penegak hukum segera menindak tegas pihak BNI Cabang Pekanbaru karena tidak adanya upaya atau usaha penyitaan aset terhadap nasabah bermasalah itu.
"Kami menilai persoalan penyaluran kredit itu hanya ebagian kecil dari kecurangan BNI 46 dalam penyaluran kredit perbankan. Jelas, imbasnya adalah masyarakat karena hasilnya penyaluran kredit tidak merata. Karena faktanya, kredit untuk orang susah justru dipersulit," katanya.
Aksi massa "Gerakan Anti-Korupsi Riau Bersih" dilakukan dengan damai. Para pengunjuk rasa hanya membentangkan spanduk mengecam BNI dan membagikan selebaran atas tuntutan itu.
Puluhan polisi juga turut mengawal jalannya aksi tersebut hingga berlangsung lancar dan aman. Pihak BNI belum bersedia dikonfirmasi terkait aksi massa itu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018