Lubuk Sikaping, (AntaraSumbar) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman telahmenyelesaikan pendistribusian surat suara untuk 37 nagari di 12 kecamatan pada satu hari jelang pencoblosan pilkada, 9 Desember 2015.


Ketua KPU Pasaman Jajang Fadli di Lubuk Sikaping Selasa memastikan semua logistik pilkada telah sampi di semua nagari, dan disalurkan pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) melalu pihak KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara).


"Pendistribusian suarat suara sudah mulai dilakukan sejak 6 Desember 2015, dan hari ini (8/12) kami pastikan semua surat suara telah sampai di setiap kecamatan bahkan nagari, dan tinggal di distribusikan ke TPS oleh pihak KPPS," kata Jajang.


Ia menambahkan, dalam pengiriman surat suara ke kecamatan, pengawasan dilakukan oleh KPU dan Polres Pasaman dengan memanfaatkan jasa PT Pos Indonesia.


"Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, sehingga surat suara yang dikirimkan tetap utuh dan aman," katanya.


Sehubungan dengan itu, jumlah surat suara di daerah itu mencapai 191.748 lembar, berdasarkan jumlah pemilih yang ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni 186.760 jiwa ditambah 2,5 persen dari jumlah tersebut, sesuai dengan peraturan yang berlaku.


Sedangkan untuk DPTB-1 berjumlah 387 orang, sehingga jumlah pemilih di daerah tersebut menjadi 187.147 jiwa, dari tambahan jumlah DPT sebanyak 186.760 jiwa, yang akan memilih di 641 TPS, di 12 kecamatan.


Sementara itu, terkait persiapan tahapan pencoblosan, KPU setempat saat ini juga tengah melakukan kegiatan monitoring ke setiap TPS yang ada.


"Pada hari ini kami mulai melakukan monitoring, dimana hal ini akan berlangsung hingga 10 Desember 2015, dan pada Selasa (8/12) monitoring dilakukan di Kecamatan Lubuk Sikaping," kata Jajang.


Jajang menambahkan untuk melakukan monitoring ini, KPU telah membentuk lima tim untuk 12 kecamatan.


"Monitoring ini dilakukan untuk melihat bagaimana pendistribusian logistik di TPS, kesiapan mereka dalam membuat TPS, hingga pendistribusian C6, apakah sudah semuanya didistribusikan apa belum," jelasnya. (*)