Padang, (AntaraSumbar) - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menambah kantor perwakilan  baru di daerah sebagai upaya memperluas sosialisasi kepada calon investor dan perusahaan di Tanah Air.


"Saat ini sudah ada kantor perwakilan di 19 daerah dalam waktu dekat akan dibuka di Palembang dan Jambi," kata  Direktur Pengawasan Bursa Efek Indonesia Hamdi Hassyarbaini di Padang, Selasa.


Ia menyampaikan hal itu usai menyerahkan bantuan untuk perpustakaan SMA 8 Padang berupa 380 buku dan uang tunai Rp10 juta dalam rangkaian peringatan HUT pasar modal ke -38.


Hamdi mengatakan sebelum membuka kantor perwakilan pihaknya akan melihat potensi ekonomi daerah agar tidak sia-sia saat sudah beroperasi.


"Kantor perwakilan tergantung kondisi ekonomi dan peluang di daerah itu," kata dia.


Ia menyampaikan tugas utama  kantor perwakilan adalah menyosialisasikan keberadaan pasar modal kepada calon investor dan perusahaan sehingga mereka berinvestasi.


"Kami berharap ke depan akan semakin banyak perusahaan daerah yang terdaftar di bursa efek," ujar dia.


Ia menyebutkan saat ini mayoritas perusahaan yang terdaftar di bursa mayoritas berada di Pulau Jawa, kepemilikan saham masih didominasi oleh asing sebanyak 65 persen dan investor lokal 35 persen.


"Namun dalam transaksi harian saat ini lebih banyak investor lokal dan keberadaan kantor perwakilan akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pasar modal," kata dia.


Ia menambahkan pada 2015 Bursa Efek Indonesia menargetkan ada 32 perusahaan baru yang akan listing atau terdaftar  dan hingga saat ini baru sembilan dengan total perusahaan yang telah terdaftar 516.


Sementara Kepala Perwakilan Otoritas  Jasa Keuangan (OJK) Sumbar Bob Haspian mengatakan selaku pihak yang mengawasi lembaga penyelenggara jasa keuangan perlu sosialisasi dan edukasi lebih intensif  kepada masyarakat.


"Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang tertipu dengan investasi bodong karena itu OJK fokus melakukan sosialisasi kepada perguruan tinggi dan sekolah-sekolah," kata dia. (*)