PM Pakistan Bertemu Menlu Iran Bahas Yaman
Jumat, 10 April 2015 6:09 WIB
Islamabad, (Antara/AFP) - Menteri luar negeri Iran pada Kamis bertemu dengan perdana menteri Pakistan serta kepala angkatan darat, yang sangat berpengaruh, dalam upaya menemukan penyelesaian diplomatik atas kemelut di Yaman.
Mohammad Javad Zarif bertemu dengan Perdana Menteri Nawaz Sharif pada akhir kunjungan dua harinya, yang agendanya dipusatkan pada kemelut Yaman saat Washington memperingatkan Teheran tidak mendukung pemberontak Syiah Huthi.
Zarif dan mitranya dari Pakistan pada Rabu mendesak diadakannya perundingan guna mengakhiri konflik tersebut sementara operasi serangan udara yang dipimpin Arab Saudi telah memasuki minggu ketiga.
Zarif melakukan kunjungan ke Pakistan di saat parlemen negara itu sedang membahas permintaan Riyadh agar Pakistan mengirimkan tentara, kapal dan pesawat-pesawat tempur agar bergabung dengan koalisi pimpinan Saudi untuk membombardir para pemberontak Huthi Syiah di Yaman.
Pakistan sejauh ini menolak permintaan Saudi, negara yang telah sekian lama menjadi sekutu dekatnya.
"Perdana Menteri menekankan pentingnya untuk mempertimbangkan jalan dan cara-cara mengakhiri konflik tersebut sesegera mungkin secara damai," kata pernyataan dari kantor Sharif setelah berlangsungnya pertemuan dengan Zarif.
Riyadh menuding Teheran, kekuatan Syiah utama, memberikan dukungan kepada Huthi namun Zarif bersikeras bahwa pemerintahannya menginginkan krisis tersebut segera berakhir.
Sebelumnya, pada Rabu, Zarif bertemu dengan Jenderal Raheel Shrif, kepala tentara Pakistan, dan membahas "situasi yang berkembang di Timur Tengah", demikian menurut pernyataan militer. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018