Garuda Gagal Mendarat di Bandara El-Tari Kupang
Selasa, 24 Maret 2015 15:07 WIB
Kupang, (Antara) - Pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia dengan normor penerbangan GA438 rute Denpasar-Kupang gagal mendarat di Bandara El Tari akibat cuaca buruk yang menimpa Kupang, Selasa siang.
Manajer penjualan dan Pemasaran Garuda Indonesia wilayah Kupang M Yanserio mengatakan pesawat tersebut seharusnya mendarat pada 13.00 WITA, sesuai dengaa jadwal yang ditetapkan.
"Cuacanya yang tidak memungkinkan hari ini membuat pesawat tersebut harus landing (mendarat) di Makassar," katanya kepada Antara di Kupang, NTT.
Ia memastikan jika cuaca sudah membaik, diperkirakan pesawat tersebut akan kembali mendarat di Bandara El Tari Kupang pada 16.00 WITA.
Dari pantauan pewarta Antara di Kupang, sejak Selasa siang, hujan yang deras disertai angin serta kilat dan guntur menimpa Kota Kupang yang juga berakibat pada padamnya listrik PLN hampir di seluruh Kupang.
Selain itu, beberapa pohon terpantau tumbang di beberapa ruas jalan, sehingga sedikit membuat kemacetan di jalanan.
Disampiing itu, mulai 15.20 WITA cuaca di Kupang terlihat mulai cerah, namun beberapa lokasi masih tertutup oleh awan.
Yanserio melanjutkan, pesawat tersebut sempat bermanuver selama 15 menit, namun karena jarak padang yang tidak memungkinkan maka pilotnya memutuskan untuk meninggalkan Kupang dan menuju Makassar.
"Jarak padang pilotnya kurang dari satu kilometer, sehingga harus berbalik arah," tuturnya.
Sampai berita ini diturunkan pesawat maskapai pelat merah tersebut belum terlihat mendarat di bandara El-Tari Kupang. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Klasemen BRI Super League pekan ke-17, Sabtu (10/1/2026), Malut gagal ke puncak
10 January 2026 21:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018