Pasukan Irak Terlibat Bentrokan Sengit dengan Petempur IS
Minggu, 22 Maret 2015 8:50 WIB
Baghdad, (Antara/Xinhua-OANA) - Pasukan keamanan Irak pada Sabtu (21/3) terus terlibat bentrokan dengan petempur Negara Islam (IS) di dua provinsi --Anbar dan Salahudin-- sehingga menewaskan sedikitnya 15 orang, kata beberapa sumber keamanan.
Di Provinsi Anbar, pasukan keamanan dengan dukungan milisi Sunni dan Syiah serta perlindungan pesawat udara pimpinan AS merebut kembali beberapa daerah di dekat Kota Garma, yang dikuasai gerilyawan 50 kilometer di sebelah barat Ibu Kota Irak, Baghdad, kata satu sumber keamanan provinsi kepada Xinhua.
Selama operasi tersebut, tentara menewaskan tak kurang dari sembilan anggota IS dan melukai 15 orang lagi, sedangkan serangan udara menghancurkan 14 posisi IS, kata sumber itu.
Pertempuran untuk merebut kembali Garma adalah bagian dari operasi yang berlangsung melawan anggota IS dan dilancarkan pada awal Maret guna menghalau petempur fanatik, yang dari waktu ke waktu makin mendekati Baghdad, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi.
Anggota IS juga menembakkan mortir dan roket ke permukiman Syiah, Shula, sehingga menewaskan dan melukai puluhan warga sipil selama beberapa bulan belakangan.
Pada Rabu (18/3), Menteri Pertahanan Irak Khaled Al-Obeidi mengatakan prioritas pasukan keamanan Irak ialah memusatkan perhatian pada jantung wilayah Sunni, Anbar, di Irak barat, termasuk Kota Kecil Garman, meskipun Kota Mosul, yang terbesar kedua di Irak dan telah dikuasai oleh anggota IS sejak Juni tahun lalu, juga sangat penting.
"Kami sekarang memusatkan upaya pada Anbar. Kami telah memulai dengan Kota Kecil Garma dan segera kami akan membebaskan Garma serta Fallujah, yang berdekatan -- 50 kilometer di sebelah barat Baghdad," kata Al-Obeidi.
Ia menambahkan pasukan keamanan berencana membebaskan Kota Kecil Heet, sekitar 160 kilometer di sebelah barat Baghdad, yang strategis dan sangat penting.
Selama berbulan-bulan, Provinsi Anbar telah menjadi ajang pertempuran sengit antara petempur IS dan pasukan keamanan, yang telah mendapat dukungan dari beberapa suku Sunni setempat yang menolak kehadiran kelompok fanatik IS. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Taklukan Korea Selatan 5-0, Timnas Futsal Indonesia pimpin Klasemen Grup A Piala Asia 2026
28 January 2026 10:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018