Sopir Angkot Mogok, Mobil Plat Merah Dikerahkan
Kamis, 26 Februari 2015 19:31 WIB
Sebuah kendaraan dinas Pemkot Padang mengangkut penumpang yang terabaikan akibat aksi mogok sopir angkot.
Padang, (Antara) - Para sopir angkutan kota (Angkot) jurusan Indarung-Pasar Raya dan Gadut-Pasar Raya kembali menggelar aksi mogok dengan berhenti operasional sementara waktu, Kamis.
Namun aksi mogok para sopir angkot itu tidak menyebabkan masyarakat atau penumpang merasa khawatir, karena Pemkot Padang dan aparat TNI serta Polri di daerah ini telah menyediakan kendaraan bagi para penumpang yang telah diabaikan oleh sopir angkot.
Kepala Dishubkominfo Kota Padang Rudy Rinaldy melalui Kepala UPT Angkutan Kota, Malizar di Padang, Kamis, mengatakan aksi mogok sopir jurusan Indarung-Pasar Raya dan Gadut-Pasar Raya tersebut diduga telah dikondisikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Karena, imbuhnya, berdasarkan informasi yang didapat dari beberapa sopir angkot warna merah pada Rabu (25/2), bahwasannya aksi mogok tersebut hanya dilakukan oleh sebagian para sopir, sementara sopir yang lainnya hanya ikut-ikutan sebagai bentuk solidaritas.
Ia melanjutkan, sebagian besar sopir angkutan kota menyatakan merasa senang dengan adanya terminal baru, dikarenakan mereka merasa aman karena tidak ada diminta pungli oleh oknum tertentu.
Ia menambahkan, pengalihan arah atau jalur angkutan kota tersebut berdasarkan hasil permintaan sebelumnya dari para sopir yang dikarenakan kawasan simpang Tugu Air Mancur adalah jalur macet, maka diminta pengalihan jalur dan terminal angkot.
"Namun, pasca disediakan terminal dan pengalihan arah, para sopir angkot warna merah jurusan Indarung-Pasar Raya dan Gadut-Pasar Raya meminta pengalihan arah dikembalikan ke semula," katanya.
Terkait aksi mogok lanjutan sopir angkutan kota, Malizar mengatakan bahwa Pemkot Padang telah melakukan koordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk dapat menyediakan kendaraan bagi para penumpang yang merasa ditelantarkan oleh sopir angkot.
Kendaraan yang disediakan seperti mobil patroli Satpol PP, polisi, TNI dan kendaraan berplat merah sebagai langkah antisipasi ini akan dilakukan hingga situasi kondusif.
Dihubkominfo Kota Padang sejauh ini telah mensosialisasikan kepada para penumpang dan sopir angkutan kota tentang terminal baru dan pengalihan arah angkutan kota.
Penyediaan terminal dan pengalihan arah angkutan kota tersebut, bertujuan agar arus lalu lintas di kawasan Pasar Raya Padang tidak mengalami kemacetan seperti sebelumnya, jelasnya.
Terkait sanksi bagi angkutan kota yang tidak mentaati peraturan, pihaknya mengatakan untuk sementara ini terlebih dahulu melihat kondisi yang ada dan jika situasi masih tidak kondusif maka Pemko Padang akan mengeluarkan kebijakan bagi angkutan yang tidak mengindahkan peraturan yang ada, katanya. (stn/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Angkot mengangkut rombongan mahasiswa alami kecelakaan di Ngarai Sianok Bukittinggi
05 October 2022 13:56 WIB, 2022
Kejari Agam terima berkas tahap II kasus pembunuhan sopir angkot di Obay
24 February 2022 16:29 WIB, 2022
Polresta Padang tangkap sopir angkot Siteba yang tewaskan seorang guru
04 January 2022 17:16 WIB, 2022
Mulai Juli, Terminal Klas II B Payakumbuh diaktifkan kembali untuk gairahkan aktivitas angkot
29 June 2021 13:41 WIB, 2021
Berulang kali beraksi di angkot Padang, polisi lumpuhkan seorang pencopet dengan timah panas
02 October 2020 17:02 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018