Siti Nurhaliza Bantah Wanita Terkaya Ketiga Malaysia
Rabu, 25 Februari 2015 10:49 WIB
Kuala Lumpur, (Antara) - Penyanyi ternama yang juga pengusaha kosmetik Malaysia Datuk Siti Nurhaliza Tarudin membantah laporan yang menyebutkan bahwa ia merupakan wanita terkaya ke-3 di Malaysia.
Ia mengaku khawatir dengan keselamatannya dan menegaskan laporan yang menyebutkan bahwa kekayaannya mencapai 50 juta ringgit (Rp175 miliar) tersebut tidak benar, demikian dilaporkan media lokal terbitan Kuala Lumpur, Rabu.
Meski demikian Siti Nurhaliza masih tetap memiliki impian untuk menjadi wanita terkaya di negara ini.
"Saya terkejut dengan laporan itu karena saya belum sampai ke tahap itu. Namun, saya senantiasa berdoa untuk menjadi wanita terkaya karena itu impian saya dan saya masih berusaha ke arah itu," katanya.
"Laporan itu tidak benar dan saya tidak pasti sejauh mana kesahihannya. Saya tidak nyaman karena laporan yang tidak benar bisa menimbulkan masalah keselamatan," tegas Siti Nurhaliza.
Sebelumnya, sebuah portal Savemoney.com mengeluarkan artikel mengenai lima wanita terkaya di Malaysia untuk tahun 2015. Siti Nurhaliza berada di peringkat ketiga.
Meski mengaku khawatir dengan keselamatannya, Siti Nurhaliza mengatakan bahwa laporan itu tidak mengganggu kehidupannya.
Ia sendiri tidak tahu bagaimana portal tersebut bisa memasukkannya dalam daftar wanita terkaya dengan aset bernilai RM50 juta pada tahun 2013.
"Saya tahu penulis itu memberikan gambaran yang hebat-hebat tetapi realitanya biasa saja. Saya tidak tahu bagaimana mereka menghitung kekayaan seseorang karena setiap orang mempunyai cara tersendiri untuk membuat penghitungan," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasangan selebritas Atta-Aurel menyanyi bersama Siti Nurhaliza dalam "Alhamdulillah"
20 April 2022 8:45 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018