Batam Miliki Terminal Petikemas Standar Internasional
Minggu, 8 Februari 2015 12:49 WIB
Medan, (Antara) - Pelabuhan Batu Ampar Batam akan memiliki terminal petikemas yang berstandar internasional untuk mendukung kegiatan berbagai industri yang cukup besar di daerah tersebut.
"Demikian juga untuk kawasan Pelintung Dumai yang sangat potensial terhadap pelayanan petikemas yang terus semakin meningkat," kata Humas Pelindo I, M. Eriansyah di Medan, Minggu.
Hal ini telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana dengan Bintang Perbowo, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero), di Jakarta,Jumat (6/2).
Kerja sama tersebut, dalam Pembangunan dan Pengelolaan Terminal Petikemas di Pelabuhan Batu Ampar Batam dan di Pelintung Dumai.
Menurut Eriansyah, kerja sama bisnis ini dilatarbelakangi keinginan untuk merealisasikan potensi bisnis penyediaan jasa terminal petikemas yang berstandar internasional dengan dukungan captive market di Batam.
Batam sendiri memiliki posisi geografis yang strategis terletak di jalur main trade pelayaran tersibuk di dunia.
"Industri-industri yang ada di Batam merupakan captive market dengan trafik petikemas yang semakin meningkat merupakan potensi bisnis yang menarik untuk digarap secara serius," ujar juru bicara PT Pelindo I.
Dia juga menyebutkan, kerja sama ini merupakan wujud sinergitas BUMN dan kebersamaan antar BUMN yang secara terintegrasi melakukan suatu pembangunan ekonomi baik berupa infrastruktur, manufaktur maupun kawasan industri.
Selain itu, sebagai wujud dari sinergi BUMN untuk mendukung dan mengimplementasikan Program pemerintah terutama tol laut yang bertujuan untuk menyederhanakan dan mengefisienkan pelayanan logistik yang terintegrasi, mudah, murah, serta cepat.
"Memperkuat konektivitas nasional yang dapat menghasilkan peningkatan daya saing nasional," kata Eriansyah.
Pelindo I berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di empat provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 14 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/perwakilan.
Kemudian mengelola empat unit usaha yaitu, BICT (Belawan International Container Terminal), UGK (Unit Usaha Galangan Kapal), RSPM (Rumah Sakit Pelabuhan Medan) dan Terminal Petikemas Domestik Belawan (TPKDB) serta 4 (empat) Anak Perusahaan.
Pelayanan Pelindo I meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya.
Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan mempunyai pintu utama eksport CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KONI Pesisir Selatan resmi miliki kepengurusan baru, M. Adliterima SK masa bakti 2025--2029
13 November 2025 10:27 WIB
Ninik Mamak dan Bundo Kanduang miliki peran vital lestarikan Budaya Minangkabau
01 November 2025 7:27 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018