Menteri Agraria Pertimbangkan Hapus Pajak Bumi Bangunan
Kamis, 29 Januari 2015 15:54 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan tengah mempertimbangan untuk menghapus pajak bumi dan bangunan (PBB) yang selama ini dibebani kepada masyarakat.
"Ini baru pemikiran saja. Tuhan itu menciptakan tanah sekali saja. Masa masyarakat harus dibebani. Jadi nanti bayarnya saat pertama kali mengurus sertifikat. Sekali saja," kata Ferry di Jakarta, Kamis.
Hal itu disampaikannya dalam penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang Percepatan Persertifikatan Tanah Perumahan dan Kawasan Permukiman Rakyat (Program 1 Juta Rumah), dengan Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) Eddy Hussy.
Ia juga menegaskan jika kebijakan tersebut tidak berlaku bagi rumah yang dikomersilkan seperti kos-kosan atau kontrakan.
"Itu untuk rumah hunian saja," ucapnya.
Namun, Ferry mengungkapkan, wacana tersebut baru pemikiran pribadinya saja untuk tidak menambah beban masyarakat.
Lebih lanjut, Ferry dan jajarannya mendukung program satu juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sesuai dengan fungsi kementerian.
Fokusnya, menurut dia, harus ditekankan untuk membenahi kawasan kumuh. Pihaknya akan membenahi dan menata perumahan kawasan kumuh dengan cara menyiapkan sarana untuk pindah sementara selama lahan yang ditempati diperbaiki pemerintah.
"Program penataan masyarakat kumuh biar mereka bisa tinggal nantinya. Jangan diusir karena mereka ini akan pindah ke daerah lain dan buat kumuh lagi," ujarnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman ikuti zoom meeting sinkronisasi penguatan Reforma Agraria
12 February 2026 10:35 WIB
Jadi kawasan agrowisata favorit Kota Palu, kebun anggur Duyu bangkit bukti kerja GTRA
28 January 2026 18:00 WIB
Untuk kepentingan bangsa dan negara, Menteri Nusron sepakati pencabutan HGU seluas 85 ribu hektare di atas Tanah kemenhan
23 January 2026 15:59 WIB
Tingkatkan kualitas layanan pertanahan, Menteri Nusron: Perlu disiapkan pelatihan hingga asesmen
15 January 2026 19:29 WIB
Berdaya dengan Akses Reforma Agraria, Desa Asahduren lebih produktif dengan Pisang Cavendish
01 January 2026 17:15 WIB
Masyarakat mulai manfaatkan pengurusan layanan pertanahan di hari pertama libur Nataru
26 December 2025 14:13 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018