Padang Panjang, (Antara) - Kondisi irigasi untuk pengairan areal persawahan di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), sekitar 90 persen masih bagus, kata Kepala Dinas Pertanian setempat, Candra. "Kondisi irigasi di Padang Panjang 90 persen masih layak, namun ada beberapa lokasi yang rusak dengan berbagai kategori," katanya di Padang Panjang, Selasa. Kondisi itu diketahui Dinas Pertanian Padang Panjang dari laporan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang ada di daerah itu. "Padang Panjang memiliki P3A yang tersebar di sejumlah kelurahan, sehingga keberadaan P3A itu juga sekaligus mengetahui kondisi dari sarana pengairan areal pertanian," katanya. Kondisi irigasi yang baik di Padang Panjang mendukung produktivitas hasil pertanian masyarakat setempat selama ini, ujarnya. "Hasil pertanian masyarakat selama ini selalu surplus, baik itu padi maupun yang lainnya," ujarnya. Meskipun saluran irigasi di Padang Panjang masih banyak yang layak, namun pemerintah selalu memberikan perhatian kepada saluran irigasi yang rusak, katanya. "Saat ini ada tiga lokasi yang mengalami kerusakan dengan kategori dua rusak berat dan satu rusak sedang," katanya. Padang Panjang, kata dia, memiliki 31 daerah irigasi yang dimanfaatkan oleh 24 P3A tersebar di sembilan kelurahan dari 16 kelurahan yang ada di Padang Panjang. Ketua Kelompok Tani Simbagu Kelurahan Ekor Lubuk Radikal mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang selalu memberikan perhatian sarana dan prasarana pertanian di daerah itu. "Ada saluran irigasi di Kelurahan Ekor Lubuk yang rusak beberapa waktu lalu, setelah diberitahu kepada pemerintah daerah, instansi terkait langsung memperbaikinya," katanya. Dia juga berharap kondiis irigasi bisa baik untuk kedepannya yang juga akan mempermudah petani dalam meningkatkan hasil pertanian. (*/ben)