F-PPP BERHARAP PERUBAHAAN APBD DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN
Rabu, 25 September 2013 14:57 WIB
Bukittinggi, (ANTARA) - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, berharap perubahan anggaran pendapatan dan belanja kota itu tahun 2013 harus berprinsip pada anggaran berbasis kinerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Hal itu tertuang pada pandangan umum Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Bukittinggi terhadap peraturan daerah Kota Bukittinggi tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Bukittinggi tahun 2013.
Fraksi PPP yang terdiri dari Ketua Uneva Haryanto, SH (Ketua), Syahril Muchtar (Sekretaris) dan Dewi Anggraini,SE (Anggota) mengemukakan, setelah membaca dan menelaah secara seksama atas perubahan kebijakan pendapatan,belanja dan pembiayaan pada rancangan KUA dan PPAS perubahan APBD tahun 2013 menyampaikan beberapa pandangan.
Di dalam hal pendapatan, F-PPP menyebutkan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2013 realisasi pendapatan daerah sampai akhir semester pertama tahun anggaran 2013 hanya mencapai 48,65 persen kurang dari 50 persen yang berjumlah Rp287 miliar.
Sedangkan dalam hal belanja, kebijakan pemerintah daerah pada KUA dan PPAS perubahan ini mengalami kenaikan pada sisi belanja sebesar Rp136 miliar yang terdiri dari belanja tidak langsung terjadi kenaikan sebesar Rp93 miliar dan belanja langsung naik sebesar Rp42 miliar.
Kalau dibandingkan dengan perubahan anggaran tahun 2012 hanya sebanyak Rp36 miliar pada tahun 2013 naik sekitar Rp100 juta.
Atas kenaikan tersebut, F-PPP menyarankan sebelum perubahan tahun 2013 ditetapkan agar pemerintah daerah melalui tim anggaran pemerintah daerah dalam pengajuan anggaran harus melakukan seleksi kebijakan anggaran yang sangat ketat dan prioritas, sehingga tidak terjadi lagi pemborosan di masing-masing SKPD.
Selain itu perlu adanya antisipasi terhadap SILPA yang selalu terjadi pada setiap tahun anggaran dengan membentuk peraturan daerah yang mengatur dana cadangan daerah yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Kota Bukittinggi, pembangunan pasar untuk pedagang kaki lima dan lainnya. ****
Pewarta : 127
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Miliki Basis 17 Ribu Suara, PPP Kabupaten Solok Nyatakan Dukungan Penuh untuk Mahyeldi-Vasko
16 October 2024 20:29 WIB, 2024
DPC PPP Pasaman Barat adakan seleksi visi misi bakal calon kepala daerah
05 June 2024 20:32 WIB, 2024
Sandiaga Uno ingin para caleg PPP kerja "all out" jelang Pemilu 2024
11 November 2023 20:14 WIB, 2023
PPP: Yenny Wahid gabung TPN Ganjar beri semangat peningkatan elektoral
28 October 2023 12:50 WIB, 2023
Terpopuler - Liputan Khusus
Lihat Juga
Bupati Agam Terima Penghargaan Pembinaan Pengelolaan Dana Nagari Terbaik Tingkat Nasional
09 February 2018 18:08 WIB, 2018
Berkah HPN 2018 presiden revitalisasi saribu rumah gadang dan Pariangan
09 February 2018 17:08 WIB, 2018