Harga Kakao Stabil, Petani Tak Perlu Gusar
Selasa, 5 Mei 2009 15:35 WIB
Pada Tahun 2008 lalu, Kakao yang telah ditanam di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 15.669 hektar. Sedangkan tahun 2010 mendatang ditargetkan penanaman kakao menjadi 20 ribu hektar.
Pemerintah terus menggenjot masyarakat untuk selalu menanam kakao, karena Gubernu Sumbar, Gamawan Fauzi mengatakan, seperti yang disampaikan Bupati Padang Pariaman, Muslim Kasim, sampai saat ini harga kakao tidak terpengaruh oleh krisis global.
Sekarang harga kakao fermentasi di tingkat petani Rp25 ribu per kilogram. Jika hasil kakao kita meningkat otomatis akan mensejahterakan masyarakat dan angka kemiskinan juga akan berkurang.
Untuk mengantisipasi jatuhnya harga kakao di pasaran, pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan membuat sebuah lembaga penyangga. Lembaga itu bernama Andalas Tuah Sakato. Ketika harga jatuh, masyarakat tidak mau membeli maka pemerintah yang akan membeli kakao dari petani tersebut. Sehingga, para petani kakao tidak akan rugi apabila harga dipasaran turun.(*)
Pewarta : 2
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wahana Interfood bersiap ekspansi global setelah dapat suntikan dana
29 January 2022 11:06 WIB, 2022
Bunga bangkai setinggi empat meter ditemukan tumbuh di kebun kakao warga Agam
04 November 2021 9:16 WIB, 2021
Terpopuler - Liputan Khusus
Lihat Juga
Bupati Agam Terima Penghargaan Pembinaan Pengelolaan Dana Nagari Terbaik Tingkat Nasional
09 February 2018 18:08 WIB, 2018
Berkah HPN 2018 presiden revitalisasi saribu rumah gadang dan Pariangan
09 February 2018 17:08 WIB, 2018