Puan Maharani: Pengadaan Raskin 2015 Masih Dipertimbangkan
Selasa, 13 Januari 2015 19:23 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Pengadaan beras miskin (Raskin) yang ditujukan untuk rakyat dengan kategori ekonomi kurang mampu pada 2015, masih dipertimbangkan lagi keberlangsungannya, kata
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.
"Besok akan saya rapatkan tentang pengadaan raskin 2015 bersama Menteri Koordinator Perekonomian, karena sampai saat ini semuanya masih bisa dipertimbangkan," ujar Puan Maharani, usai rapat di Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Selasa sore.
Menurutnya, beras miskin bisa saja akan dilanjutkan kembali atau bisa juga diganti dalam bentuk yang lain sesuai dengan keadaan dan kemampuan yang ada.
"Kebijakan ini tidak bisa saya putuskan sendiri, karena akan banyak kementerian terkait untuk menangani pengadaan beras miskin," ucap Puan.
Ia berpendapat, kesiapan negara dalam melayani pengadaan beras miskin juga perlu dipertimbangkan, guna menentukan bentuk penggantinya jika memang program tersebut harus diganti.
"Untuk mempertimbangakan dan mengetahui kesiapan negara termasuk dampak inflasi, setelah ini saya juga akan mengundang Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel untuk memberi beberapa masukan sebagai pertimbangan lagi," tutur Puan.
Rapat koordinasi antar kementerian akan dilakukan guna mencari solusi yang tepat bagi penanganan pengadaan beras miskin atau bentuk lainnya.
Wacana ini muncul ketika Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno berencana menghapus pengadaan Raskin 2015 dan diganti dengan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS).
Selain itu beras raskin juga direncanakan diganti dengan uang yang berupa "e-money" atau uang elektronik melalui "chip" yang diberikan kepada masyarakat berkategori kurang mampu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua DPR RI Puan Maharani hadiri pelantikan Perwira TNI/Polri 2025 di Istana
23 July 2025 14:04 WIB
Puan Maharani di Hari Kartini ajak perempuan berani bersuara lawan kekerasan
21 April 2025 13:48 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018