Kerry akan Kunjungi Sekolah yang Diserang Taliban
Selasa, 13 Januari 2015 5:05 WIB
Islamabad, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dijadwalkan untuk mengunjungi satu sekolah di barat laut Pakistan yang merupakan tempat pembantaian Taliban, kata seorang pejabat tinggi Pakistan, Senin.
"Kami mendengar Anda berencana untuk mengunjungi Peshawar dan sekolah itu," kata Sartaj Aziz, penasehat keamanan nasional Perdana Menteri Nawaz Sharif, mengatakan kepada Kerry tak lama setelah ia tiba untuk kunjungan dua hari tanpa pemberitahuan ke Negara itu.
Sementara itu, sekolah di kota Pakistan baratlaut, Peshawar, Senin pagi dibuka kembali untuk pertama kali sejak serangan Taliban membantai 150 orang, terutama anak-anak, dengan siswa kembali mengungkapkan nada ketakutan.
Serangan pada 16 Desember di Sekolah Umum Angkatan Darat di Peshawar oleh kelompok bersenjata dan pembom bunuh diri memicu serangan nasional, yang mengancam jiwa, bahkan di negara menggunakan militansi tingkat tinggi, dengan pemerintah bergerak menghapuskan moratorium mengenai hukuman mati dan membentuk pengadilan militer.
Di seluruh negeri, sekolah-sekolah itu masih ditutup yang diperpanjang liburan musim dingin saat penguasa meningkatkan keamanan.
Setidaknya 20 tentara terlihat di titik masuk utama Sekolah Umum Angkatan Bersenjata, dengan gerbang keamanan bandara dipasang di depan.
Dari 150 korban tewas dalam serangan yang paling mematikan yang pernah terjadi di Pakistan, 134 adalah anak anak. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018