Ledakan Hantam Konvoi Tentara di Kismayu Somalia
Senin, 12 Januari 2015 6:48 WIB
Mogadishu, (Antara/Reuters) - Sebuah bom yang diledakkan dengan remot kontrol menghantam kendaraan dalam konvoi pasukan militer di kota pelabuhan Somalia selatan, Kismayu, menewaskan sedikitnya tiga tentara, kata polisi dan warga Ahad.
Kelompok militan Al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas
serangan itu, yang menghantam konvoi saat melewati desa Gulwade
di Kismayu Sabtu malam.
"Bom itu ditujukan pada konvoi kami. Tiga tentara tewas," kata Ismail Hussein, seorang perwira polisi di kota itu.
Al Shabaab telah melemah oleh tentara Uni Afrika dan Somalia, kehilangan sejumlah bagian wilayah di selatan negara itu, tetapi masih melakukan serangan "hantam dan lari" untuk menunjukkan mereka belum kalah.
Penduduk setempat mengatakan, pasukan dalam konvoi melepaskan tembakan setelah ledakan berlalu, menewaskan dua perempuan yang lewat.
Hussein dari polisi setempat menolak klaim tersebut: "Pasukan
tidak membunuh warga setelah ledakan itu," katanya.
Sheikh Abdiasis Abu Musab, juru bicara Al Shabaab untuk
operasi militer, mengatakan bahwa kelompok itu berada di balik serangan bom tersebut dan serangan itu menewaskan empat perwira intelijen senior.
Kelompok ini juga menyerang sebuah kantor polisi di pelabuhan
Bosasso dengan granat dan senjata pada Sabtu, kata Bashir Ahmed, seorang kapten polisi di daerah di wilayah semi-otonom Puntland.
Mereka memukul mundur penyerang, tetapi seorang wanita yang menjual khat, daun narkotika, menderita luka-luka dalam pertempuran itu, kata Ahmed.
Abu Musab menegaskan bahwa mereka telah melakukan serangan itu, dan mengatakan bahwa empat polisi terluka. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Puting Beliung hantam Batu Gadang, PT Semen Padang kirimkan bantuan dan relawan TRC
27 November 2025 9:49 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018