Asisten Menlu Tiongkok Dicopot Kkrena Dituduh Korupsi
Jumat, 2 Januari 2015 17:45 WIB
Beijing, (Antara/AFP) - Seorang asisten menteri luar negeri Tiongkok dicopot dari jabatannya dan sedang disidik, kata Beijing Jumat, di tengah-tengah kampanye anti korupsi yang banyak dipublikasikan.
Zhang Kunsheng, salah seorang dari empat pejabat dengan posisi sama, "disangka melanggar disiplin", kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam lamannya, yang menggunakan frasa halus untuk mengganti kata korupsi.
Belum jelas siapa yang menyidik dia atau tepatnya apa yang Zhang perbuat sesuai dengan yang disangkakan atas dirinya.
Zhang sebelumnya menjadi berita utama karena membentak seorang diplomat Amerika Serikat pada 2012 terkait dengan kritik Washington tentang pasukan Tiongkok yang ditempatkan di Laut Tiongkok Selatan.
"Kami desak pihak AS untuk memperbaiki cara-caranya yang salah, hormati kedaulatan dan integritas teritorial Tiongkok," kata Zhang kepada Robert Wang, yang waktu itu wakil duta besar AS.
Zhang bergabung dengan Kemlu Tiongkok tahun 1980-an. Peningkatan posisinya bersamaan denganpertumbuhan pengaruh diplomatik Beijing bersama dengan ekonominya yang berkembang dengan cepat.
Ia telah bertugas di Brazil, Belanda dan AS, emnurut Kemlu.
Laman kementerian itu menunjukkan bahwa peran Zhang sebagai kepala departemen protokol Kemlu, yang mengurusi upacara-upacara diplomatik, telah dipegang sementara oleh juru bicara Kemlu Qin Gang.
Pencopoton Zhang dari posisinya terjadi karena Presiden Xi Jinping menggalakkan kampanye anti korupsi yang banyak disiarkan oleh media. Sejumlah politisi papan atas juga terkena dampak dari kampanye tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo dijadwalkan gelar pertemuan bilateral di sela KTT G20
17 November 2024 13:26 WIB, 2024
Retno Marsudi resmi bertugas jadi utusan khusus Sekjen PBB untuk air
01 November 2024 9:49 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018