Delapan Tewas, Satu Prajurit Cedera di Perbatasan Burundi-DRC
Rabu, 31 Desember 2014 11:08 WIB
Bujumbura, (Antara/Xinhua-OANA) - Sedikitnya delapan orang bersenjata tewas sementara seorang prajurit cedera dalam bentrokan antara pasukan keamanan Burundi dan anggota kelompok tak dikenal yang bersenjata yang memasuki negara Afrika Tengah itu dari Republik Demokratik Kongo (DRC).
Pada Selasa pagi (30/12), beberapa pria bersenjata menyeberangi Sungai Rusizi dari wilayah DRC dan bermaksud memasuki Burundi melalui Bambo di Permukiman Murwi di Provinsi Cibitoke, sekitar 95 kilometer di sebelah barat-laut Ibu Kota Burundi, Bujumbura, kata Juru Bicara Angkatan Darat Burundi Gaspard Baratuza melalui telepon kepada Xinhua.
"Kami menghentikan pertempuran ketika cuaca mulai gelap. Pada saat kami menghentikan pertempuran, pasukan pertahanan kami telah menewaskan delapan penyerang. Seorang prajurit juga cedera," kata Baratuza, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Baratuza menyatakan Angkatan Darat Burundi sejauh ini belum mengkonfirmasi "identitas" kelompok bersenjata tersebut.
Ia menambahkan tentara dalam "siaga tinggi" di sekitar satu lembah Bambo, tempat para penyerang itu telah mundur. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update korban kecelakaan beruntun di Panyalaian, lima tewas dan tiga luka-luka
26 January 2026 18:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018