Wall Street Ikuti Saham Eropa Berakhir Lebih Rendah
Rabu, 31 Desember 2014 5:42 WIB
New York, (Antara/AFP) - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Selasa, mengikuti penurunan pasar Eropa setelah krisis politik di Yunani menghidupkan kembali kekhawatiran tentang zona euro.
Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 55,16 poin (0,31 persen), jatuh di bawah 18.000 pada 17.983,07.
Indeks berbasis lebih luas S&P 500 turun 10,22 poin (0,49 persen) menjadi 2.080,35, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq turun 29,47 poin (0,61 persen) menjadi 4.777,44.
Pasar ekuitas di Inggris, Prancis dan Jerman masing-masing turun lebih dari 1,2 persen setelah Perdana Menteri Yunani mengatakan pemilu sela untuk presiden direncanakan pada 25 Januari akan menentukan apakah negara itu meninggalkan zona euro.
Kepercayaan konsumen AS naik pada Desember, sementara harga rumah naik lebih moderat pada Oktober, data menunjukkan.
Para analis mengatakan, perdagangan berlangsung terbatas menjelang libur tahun baru pada Kamis.
"Pada dasarnya, volume tipis dan tidak ada tema khusus yang
mendorong pasar saham," kata Hugh Johnson dari Hugh Johnson Advisors.
"Ini lebih kurang hanya pengurangan tren dan gejolak. Saya tidak akan melampirkan banyak signifikansi untuk apa yang terjadi hari ini."
Civeo, yang menyediakan akomodasi tenaga kerja untuk perusahaan-perusahaan minyak dan sumber daya alam di Kanada dan Australia, jatuh 52,6 persen, mengutip lingkungan investasi minyak yang lemah.
Civeo memproyeksikan pendapatan 2015 sebesar 540-600 juta dolar AS, jauh di bawah 817 juta dolar AS yang diperkirakan oleh para analis.
Real-estate investment trust American Realty Capital Properties naik 7,4 persen setelah aktivis investor Corvex Management mengungkapkan 7,1 persen kepemilikan di perusahaan dan mengatakan akan menekan perubahan untuk meningkatkan pengembalian pemegang saham.
Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS turun menjadi 2,19 persen dari 2,21 persen pada Senin, sementara pada obligasi 30-tahun merosot ke 2,76 persen dari 2,78
persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023