Taiwan Resmikan Kapal Peluru Kendali Terbesarnya
Selasa, 23 Desember 2014 19:14 WIB
Suao, Taiwan, (Antara/AFP)- Taiwan, Selasa, meluncurkan kapal peluru kendali terbesarnya saat pulau itu berusaha mencanggihkan angkatan bersenjatanya untuk menanggapi ancaman Tiongkok.
Korvet berbobot mati 599 ton bernama "Two Chiang" --Dua Sungai-- itu adalah yang pertama dari jenisnya, yang dibuat Taiwan dan dipuji Menteri Pertahanan Yen Ming sebagai "tercepat dan paling kuat" di Asia.
Dengan bersenjatakan 16 peluru kendali, termasuk delapan rudal anti-kapal selam supersonik Hsiung-feng III (Angin Berani), kapal itu akan meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan menghadapi tetangga raksasanya itu, yang menganggap pulau itu adalah bagian wilayah Tongkok yang akan disatukan kembali bila perlu dengan kekuatan militer.
"Mulai sekarang, kemampuan tempur angkatan laut akan mencapai satu tahap penting, kata Yen dalam satu acara peluncuran yang diselenggarakan di pelabuhan Suao, di daerah Yilan, Taiwan timur laut.
"Dengan rampungnya generasi baru kapal perang angkatan laut diharapkan akan menjamin keamanan di Selat Taiwan dan melindungi jalur pelayaran," tambahnya.
Laksamana Muda Wen Chen-kuo mengemukakan kepada AFP bahwa rudal supersonik itu sangat sulit dicegat.
Kapal itu menggunakan teknologi siluman untuk mengurangi pantulan gelombang radar, membuatnya sulit untuk dideteksi, dengan kecepatan maksimun 38knot perjam dan dapat menempuh jarak 3.704 km.
Kapal itu sempat berlayar sebentar Selasa untuk menunjukkan kemampuannya kepada wartawan sebelum kembali ke pelabuhannya.
Korvet itu menurut jadwal akan digelar di perairan Taiwan setelah dilakukan uji-uji coba lanjutan dan prototipe seperti itu akan diproduksi sebanyak 11 kapal oleh angkatan laut.
Peluncuran itu dilakukan setelah Kongres Amerika Serikat menyetujui satu rancangan undang-undang pekan lalu yang mengizinkan Presiden Barack Obama mengirim sampai empat pergat berpeluru kendali klas Perry ke Taipei.
"Kami menentang keras pengiriman senjata AS ke Taiwan," kata juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok Qin Gang.
Hubungan antara Taiwan dan Taiwan menguat sejak Ma Ying-jeou dari Partai Kuomintang yang bersahabat dengan Tiongkok berkuasa tahun 2008, yang meningkatkan perdagangan dan mengizinkan lebih banyak wisatawan Tiongkok ke pulau itu.
Tetapi Beijing masih menolak untuk tidak menggunakan kekuatan senjata kendati Taiwan memiliki pemerintah sendiri sejak berakhir perang saudara tahun 1949, yang menyebabkan pulau itu terus memordernisasi angkatan bersenjatanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar bersama Pemkab Pasaman Barat resmikan jembatan menuju Pelabuhan Teluk Tapang
13 February 2026 20:30 WIB
Pemerintah resmikan Klinik UMKM Minang Bangkit untuk percepat pemulihan ekonomi Pascabencana di Sumbar
23 January 2026 17:43 WIB
Resmikan Samsat Nagari di Dharmasraya, Wagub Vasko : Wajib permudah masyarakat bayar pajak
07 January 2026 19:59 WIB
Wali Kota Solok Resmikan Gedung Al Azhar International Islamic School Solok
07 January 2026 15:51 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018