Mesir akan Buka Kembali Penyeberangan Gaza Ahad
Sabtu, 20 Desember 2014 21:26 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Mesir akan membuka kembali penyeberangan perbatasan Rafah dengan Gaza Minggu untuk kedua kalinya dalam dua bulan guna memungkinkan mereka yang terdampar di Mesir bisa memasuki wilayah Palestina, kata para pejabat.
Rafah adalah satu-satunya titik akses ke Jalur Gaza yang tidak
dikendalikan oleh Israel.
Persimpangan itu ditutup oleh Mesir pada akhir Oktober setelah pemboman mematikan di Semenanjung Sinai, pembukaan kembali sebentar di akhir November untuk memungkinkan warga Palestina yang terjebak di Mesir untuk kembali ke negerinya.
Polisi Ali al-Azazi mengatakan kepada AFP bahwa operasi serupa akan dilakukan Ahad dan hanya untuk dua hari.
"Mesir akan membuka Rafah Minggu dan Senin untuk memungkinkan mereka yang terdampar di sisi Mesir untuk pergi ke Gaza," katanya.
Lebih dari 3.500 warga Palestina terdampar ketika Mesir menutup penyeberangan itu setelah serangan bunuh diri menewaskan 30 tentara di Sinai Utara pada 24 Oktober, kata PBB bulan lalu.
Namun tidak segera jelas berapa banyak dari mereka masih terdampar.
Banyak warga Palestina yang melakukan perjalanan melalui Rafah adalah mahasiswa menuju ke universitas-universitas di Mesir atau di luar itu, atau pasien yang membutuhkan perawatan medis yang tidak
tersedia di Gaza. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018