KIEV: Hingga 10 Ribu Prajurit Rusia Masih di Ukraina
Rabu, 17 Desember 2014 11:41 WIB
Kiev, (Antara/AFP) - Sekitar 10 ribu tentara Rusia dan senjata berat mereka masih berada di kawasan timur Ukraina --yang dikuasai pemberontak-- meskipun adanya gencatan senjata baru, kata seorang komandan militer Ukraina, Selasa.
"Jumlah tentara Federasi Rusia antara 6.000 sampai 8.000 orang, meskipun menurut beberapa sumber jumlahnya hingga 10 ribu," kata Komandan Staf Umum Viktor Muzhenko kepada wartawan.
Hampir 50 ribu tentara Rusia juga ditempatkan di sepanjang perbatasan Ukraina Timur, dengan persenjataan berat terus mengalir sejak gencatan senjata 9 Desember dimulai, ia menambahkan.
Gencatan senjata dengan pemberontak pro-Rusia dilakukan dengan harapan mengakhiri konflik delapan bulan yang telah menewaskan sedikitnya 4.700 orang dan hampir satu juta orang mengungsi, kata PBB, Senin.
Kiev dan Barat telah berulang kali menuduh Rusia mengirimkan pasukan ke Ukraina untuk mendukung pemberontak lokal. Namun Moskow membantahnya.
Muzhenko juga mengklaim Moskow terus mengapalkan senjata berat dan bala bantuan kepada para pemberontak sejak awal gencatan senjata, termasuk pasukan, kendaraan lapis baja, tank dan artileri.
Meskipun pemboman terisolasi di posisi Ukraina, gencatan senjata telah berjalan, kata Muzhenko.
"Jumlah penembakan dengan senjata berat - dengan peluncur roket, artileri, mortir - telah jauh menurun menjadi dua sampai tiga kali per hari," tambahnya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Resmi perpanjang kontrak, Thomas Tuchel akan terus latih Inggris hingga 2028
13 February 2026 4:41 WIB
BMKG perkirakan Sumatera Barat berpotensi hujan sedang hingga lebat pada rabu
11 February 2026 10:28 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018