Pemerintah Filipina Kutuk Ledakan Bukidnon
Kamis, 11 Desember 2014 5:57 WIB
Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemerintah Filipina Rabu mengutuk ledakan di provinsi selatan Bukidnon di mana sebuah bom rakitan meledak di satu bus penumpang Selasa sore, meninggalkan 11 orang tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka.
"Kami mengutuk tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa," kata Wakil Juru Bicara Kepresidenan Abigail Valte, menambahkan bahwa militer mendukung polisi dalam menemukan pelaku dalam insiden tersebut.
Dia mengatakan bahwa Malacanang, istana presiden, menyampaikan simpati kepada keluarga mereka yang tewas atau terluka dalam insiden itu.
Pemerintah juga akan memberikan mereka bantuan, ia menambahkan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bukittinggi Raih Prestasi Internasional, The 5th ASEAN Clean Tourist City Award di Filipina
01 February 2026 14:07 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018