Militer Rusia Miliki Sistem Pertahanan Rudal Setara AS
Selasa, 9 Desember 2014 5:47 WIB
Moskow, (Antara/TASS-0ANA) - Militer Rusia akan segera miliki sistem pertahanan rudal setara Amerika Serikat THAAD (Terminal High Airlines Area Defence) dan GMD (Ground-Based Midcource Defence), kata desainer umum Almaz-Antei, Pavel Sozinov, Senin.
"Rusia membuat setara dengan kompleks pertahanan rudal THAAD, yang mampu mencegat rudal balistik jarak menengah dan, sampai batas tertentu, hulu ledak rudal balistik antar-benua. Ini akan segera menjalani tes," kata Sozinov.
Rusia juga membentuk setara kompleks pertahanan rudal AS yang lain GMD dengan pencegat berbasis darat (GBI), katanya.
"Satu konfigurasi bergerak sistem-sistem pasangannya juga sedang dikembangkan. Ini akan memiliki parameter yang sedikit berbeda. Atas permintaan Kementerian Pertahanan kita diharapkan untuk mencapai jauh lebih akurasi. Kami mendorong ke depan dengan penelitian ke dalam prototipe yang kompleks ini. Menurut perkiraan kami mereka akan bisa memasuki tugas pada masa depan dekat mendatang ," kata Sozinov.
Sistem THAAD dimaksudkan untuk melindungi pasukan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, dan juga kota dan fasilitas utama dari semua jenis rudal balistik.
Ini mencegat hulu ledak di tahap akhir selama menit-menit terakhir pendekatan target. Laporan-laporan rencana untuk mengerahkan peluncur THAAD di Korea Selatan telah menuai protes marah dari negara-negara tetangga.
Kementerian Luar Negeri Rusia telah memperingatkan bahwa langkah ini mungkin akan memicu tangan ras di wilayah tersebut.
Pencegat rudal antarbenua GMD kini pada fase pertengahan dengan rudal pencegat berbasis darat ditempatkan di Alaska dan California. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 hari dirawat, atlet gimnastik Indonesia Naufal wafat saat pelatihan di Rusia
26 September 2025 8:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018