Irak akan Minta Nato Bantu Latih Pasukan Keamanannya
Kamis, 4 Desember 2014 6:19 WIB
Brussels, (Antara/Reuters) - Irak berencana akan meminta bantuan NATO untuk melatih pasukan keamanannya, kata aliansi itu mengatakan Rabu, beberapa bulan setelah tentara Irak runtuh dalam menghadapi satu ofensif oleh para pejuang Negara Islam (IS).
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menginformasi Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengenai rencana Baghdad pada pertemuan di Brussels, kata Oana Lungescu, juru bicara Pakta Pertahanan Atlantik Utara itu.
Duta besar NATO akan meninjau permintaan setelah hal itu
diterima, katanya.
Irak mencari bantuan NATO untuk "membangun kemampuan pertahanan", yang bisa berkisar dari penasihat dalam pelayanan keamanan, saran anti-korupsi, dan untuk pelatihan militer penuh.
NATO sebelumnya memiliki tim untuk melatih pasukan keamanan Irak, tetapi itu ditarik dari Irak pada akhir 2011 ketika tidak ada
kesepakatan yang bisa dicapai mengenai status hukum pasukan NATO
yang beroperasi di negara itu.
Jika NATO sepakat untuk melanjutkan pelatihan pasukan keamanan Irak, jelas apakah pelatihan itu akan berlangsung di Irak atau di
luar. Jika di Irak, perjanjian hukum baru akan diperlukan.
"Apa pun yang NATO mungkin lakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas pertahanan Irak akan perlu dilengkapi dengan upaya besar yang telah dilakukan oleh koalisi pimpinan AS, dan sekutu-sekutu NATO secara individu," kata seorang pejabat NATO, yang berbicara setelah konferensi koalisi dipimpin AS melawan IS yang diadakan di Brussels.
NATO mengatakan selama berbulan-bulan pihaknya siap untuk mempertimbangkan pelatihan pasukan keamanan Irak jika Baghdad membuat satu permintaan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Resmi perpanjang kontrak, Thomas Tuchel akan terus latih Inggris hingga 2028
13 February 2026 4:41 WIB
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018