AS, Australia dan Jepang Kecam Tindakan Rusia di Ukraina
Minggu, 16 November 2014 14:14 WIB
Brisbane, (Antara/AFP) - Amerika Serikat, Australia dan Jepang Ahad mendesak Rusia menghentikan campur tangan di Ukraina dan berlaku adil bagi para korban pesawat Malaysia Airlines yang ditembak jatuh pemberontak pro-Rusia.
Para pemimpin ketiga negara itu setelah melakukan pertemuan bahwa mereka sepakat "menentang penganeksasian Rusia atas Semenanjung Krimea dan tindakan-tindakannya untuk mengacaukan Ukraina timur, dan menyeret ke pengadilan mereka yang bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat MH17 Malaysia itu."
Seruan bersama itu dikeluarkan dalam satu pernyataan setelah perundingan tiga pemimpin antara Presiden AS Barack Obama, Perdana Menteri Australia Tony Abbott dan PM Jepang Shinzo Abe, di sela-sela KTT G-20 di Australia.
KTT itu diwarnai pertengkaran antara para pemimpin Barat termasuk Obama dan Abbott dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menyangkut Ukraina dan penembakan jatuh pesawat MH17 Malaysia Juli.
Barat mengatakan pesawat itu ditembak jatuh oleh pemberontak pro-Rusia di Ukraina timur, menggunakan satu rudal yang dipasok Rusia. Moskow membantah keras tuduhan-tuduhan itu.
Setelah tuduhan-tuduhan di Brisbane itu, satu sumber Rusia mengatakan Putin berencana akan meninggalkan KTT G-20 itu Ahad pagi, kendatipun berita ini kemudian dibantah oleh Kremlin. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018