Myanmar akan Buka Sistem Tinggal Tetap Bagi Warga Asing
Sabtu, 8 November 2014 19:35 WIB
Yangon, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemerintah Myanmar akan memperkenalkan sistem tinggal menetap bagi orang asing untuk pertama kali dalam sejarah, yang segera menarik, dan membantu mereka yang bekerja, berusaha dan tinggal di negara itu.
Itu dilakukan berdasarkan atas hukum dan langkah harus secepat mungkin diambil, kata Wakil Presiden U Nyan Tun kepada komite manajemen terkait, yang diketuainya.
"Sistem itu adalah salah satu yang akan memperkuat kondisi yang menguntungkan Myanmar, pada waktu yang tepat dan akan memungkinkan para sarjana, ahli, intelektual, investor dari negara-negara lain serta mantan warga Myanmar untuk berkontribusi pada pembangunan nasional," kata U Nyan Tun, Sabtu.
Berbagai upaya juga dilakukan untuk melindungi keamanan nasional dan kepentingan serta investasi usaha kecil dan menengah, kata Sekretaris Komite U Khin Yi, yang juga Menteri Imigrasi dan Kependudukan.
U Khin Yi telah menyampaikan sistem itu kepada parlemen yang akan diterapkan pada tahun fiskal 2014-15, dan mengatakan bahwa pemerintah juga akan mempromosikan sistem pemberian visa "online".
Sejak Myanmar memperkenalkan sistem visa-on-arrival pada 1 Juni 2012, wisatawan dari 67 negara termasuk negara-negara ASEAN telah memperoleh manfaat dari sistem itu sejauh ini.
Sejak dijabat oleh pemerintah sipil pada tahun 2011, kunjungan wisatawan di Myanmar mencapai 1,06 juta pada tahun 2012 dan 2,04 juta pada tahun 2013.
Negara itu menyasar tiga juta kedatangan wisatawan pada akhir 2014.
Statistik juga menunjukkan bahwa sejak tahun 1988, kontrak investasi asing di Myanmar mencapai hampir 50 miliar dollar AS dengan 783 perusahaan asing pada September 2014. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Resmi perpanjang kontrak, Thomas Tuchel akan terus latih Inggris hingga 2028
13 February 2026 4:41 WIB
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018