Padang, (ANTARA) - Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan dua tahun menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden 2014 belum ada figur calon presiden memiliki dukungan kuat mencapai di atas 10 persen. Berdasarkan survei yang dilakukan LSI sepanjang 2012 tidak ditemukan satu tokoh capres yang memiliki dukungan di atas 10 persen, kata Koordinator LSI Sumbar, Riau dan Jambi Edi Indrizal di Padang, Rabu. Ia mengemukakan hal itu saat tampil sebagai pembicara pada diskusi publik "Calon Presiden 2014: Upaya Peningkatan Kualitas Pilihan Pemilih" yang diselenggarakan LSI bekeja sama dengan Majalah Indonesia 2014 dan FISIP Unand. Menurut dia, belum adaNYA tokoh menonjol sebagai capres bukan karena tidak dikenal luas oleh publik. Namun hal ini disebabkan terlalu sedikit pemilih yang mampu menentukan pilihan, dimana jika mereka menentukan pilihan cenderung menyebar pada beberapa nama, kata dia. Dikatakannya, ada sejumlah tokoh yang telah dikenal luas oleh publik ternyata tidak dipilih oleh masyarakat karena publik belum mengetahui kualitas tokoh tersebut. Hal ini mengingat jika seorang tokoh telah dikenal luas namun kualitasnya dinilai kurang baik, maka yang bersangkutan akan kesulitan merebut suara pemilih. Oleh sebab itu menyosialisasikan tokoh beserta kualitas akan membantu masyarakat menentukan pilihan secara berkualitas dan benar, kata dia. Berdasarkan hasil survei opinion leader LSI pada November 2012 sejumlah nama berpeluang diusung sebagai capres alternatif diantaranya Mahfud MD, Dahlan Iskan, Sri Mulyani, Hidayat Nur Wahid dan Agus Martowardoyo.(*/sun)