Jordania Seru DK-PBB Bersidang Terkait Permukiman Israel
Selasa, 28 Oktober 2014 11:15 WIB
PBB, Amerika Serikat, (Antara/AFP) - Jordania, Senin, menyeru Dewan Keamanan PBB untuk menyelenggarakan sidang darurat untuk membicarakan rencana-rencana Israel untuk membangun permukiman Yahudi lagi di Jerusalem Timur, kata para diplomat.
Permintaan itu diajukan setelah satu surat dari utusan Palestina untuk PBB Riyadh Mansour menyerukan sidang segera untuk "membahas situasi krisis ini di Jerusalem Timur yang diduduki Israel."
Jordania, anggota Dewan Keamanan PBB, mengajukan permintaan itu pada Senin malam dan sedang menunggu jawaban dari Argentina, yang menjadi ketua dewan yang beranggotakan 15 negara itu, untuk menetapkan tanggal sidang itu.
Para diplomat mengemukakan kepada AFP sidang itu tidak mungkin diselenggarakan pada Selasa atau Rabu.
Israel pada Senin berencana membangun lebih dari 1.000 rumah untuk para pemukim di Jerusalem Timur, yang membuat marah pihak Palestina yang memperingatkan bahwa tindakan itu dapat memicu meletusnya aksi kekerasan.
Dalam suratnya itu, wakil Palestina tersebut menyerukan dewan mendesak Israel membatalkan rencananya segera dan "melaksanakan jalan perdamaian yang yang jelas dan ditinggalkan berantakan itu". (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Klasemen BRI Super League sebelum duel seru pekan ke-17, ada Semen Padan FC vs Persis
08 January 2026 21:39 WIB
Klasemen BRI Super League jelang pekan ke-13, aksi saling salip makin seru
19 November 2025 9:03 WIB
Cover screen lebih luas! Buat konten lebih seru dengan Galaxy Z Flip5
20 November 2023 9:20 WIB, 2023
Tiga rekomendasi akomodasi untuk aktivitas seru saat liburan di Malaysia
07 December 2022 11:36 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018