Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Rini M Soemarno, Senin sore untuk pertama kalinya menginjakkan kakinya di Gedung BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kementerian yang dipercayakan Presiden Joko Widodo kepadanya, untuk menemui para deputinya. Menggunakan mobil Toyota Lexus B-906-RN, Rini tiba di lobi Kementerian BUMN sekitar pukul 16.00 WIB yang disambut Sekretaris Kementerian BUMN Imam A. Putro. Puluhan jurnalis media cetak dan elektronik yang sudah menunggu sejak pagi hari langsung mencegat Rini yang saat itu mengenakan pakaian batik berwarna cokelat. Pertanyaan wartawan beragam, mulai dari bagaimana perasaan wanita kelahiran Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958 itu ketika dipercaya memimpin Kementerian BUMN, pergantian dirut BUMN yang menjadi Menteri Kabinet Kerja Jokowi, hingga visi misinya dalam membenahi BUMN ke depan. Awalnya Rini menjelaskan soal arahan Presiden Jokowi agar semua menteri membuat program-program yang mensejahterakan rakyat Indonesia secara menyeluruh. "Menciptakan kemakmuran yang adil dan hilangkan ketimpangan tinggi. Itu yang paling utama sehingga pembangunan haurs dapat dilakukan di seluruh pelosok Indonesia," ujarnya. Terkait pembenahan BUMN, Rini yang pernah menjabat Menperindag di masa kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri ini mengatakan akan melanjutkan pekerjaan Menteri BUMN sebelumnya Dahlan Iskan. "Penekanan antara lain peningkatan pelayanan transportasi publik, seperti kereta api dan laut," ucapnya. Selain juga mengabungkan usaha Pelindo I-IV, mengisi pengganti Dirut Telkom yang ditinggal Arief Yahya menjadi Menteri Pariwisata, Dirut PT Kereta Api Indonesia yang ditinggal Ignasius Jonan menjadi Menteri Perhubungan. Usai wawancara, Rini langsung menuju lantai 19 untuk menemui seluruh Deputi Kementerian BUMN. Pembicaraan berlangsung sekitar 20 menit, kemudian meninggalkan Kantor Kementerian BUMN. (*/jno)