Pasien Pertama Ebola di Mali Meninggal
Sabtu, 25 Oktober 2014 20:49 WIB
Bamako, (Antara/Xinhua-OANA) - Kasus pertama Ebola yang diumumkan di Mali, anak perempuan yang berusia dua tahun, telah meninggal akibat infeksi, kata beberapa sumber medis pada Jumat.
"Sayangnya, anak perempuan tersebut --yang telah terinfeksi virus Ebola-- meninggal hari ini (Jumat)," kata Direktur Rumah Sakit Regional Kayes di Mali Barat Dr. Toumani Konare.
Ia mengatakan setelah temuan kasus pertama Ebola yang dikonfirmasi di Mali, sebanyak 23 orang ditempatkan di ruang isolasi, di antara mereka terdapat 12 anggota keluarga anak perempuan kecil tersebut dan 11 personel kesehatan.
"Saat ini, semuanya berjalan baik-baik saja. Tak ada kemunculan tanda di kalangan mereka yang telah ditempatkan di ruang isolasi," Konare menambahkan, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam.
Mali melaporkan kasus pertama Ebolanya yang dikonfirmasi pada Kamis (23/10). Beberapa sumber resmi mengatakan anak perempuan tersebut telah pulang ke negeri itu pada 20 Oktober, setelah menghadiri pemakaman ayahnya di Guinea, dengan ditemani oleh neneknya.
Gejala demam mulai muncul pada Selasa (21/10), keluarganya mengakui di satu klinik lokal dan belakangan di Rumah Sakit Regional Kayes sebagai kasus dugaan Ebola. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Padang berkomitmen jadi kota pertama di Indonesia tergabung dalam UCCN bidang gastronomi
31 January 2026 18:23 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018