Dahlan Enggan Komentari Pemerintahan Baru
Senin, 20 Oktober 2014 13:19 WIB
Jakarta, (Antara) - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan enggan mengomentari pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden dan Wapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla yang baru saja resmi dilantik MPR-RI.
"Saya tidak mau berkomentar. Saya tidak perduli presidennya siapa. Tidak ada yang inginkan saya sampaikan kepada Pak Jokowi-JK," ujar kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin.
Terhitung hari ini (Senin) atau seiring pergantian pemerintahan, Dahlan Iskan tidak lagi menjabat orang nomor satu di Kementerian BUMN.
Isu beredar Ketua Tim Transisi Jokowi-JK, Rini Sumarno akan menggantikan posisi Dahlan Iskan dalam memimpun 126 BUMN.
"Saya juga tidak mau mengomentari siapa menteri yang akan menggantikan saya. Gak perduli, dunia itu terus berputar, jadi tidak usah terlalu bergantung kepada orang," ujarnya.
Dahlan yang menjabat selama 3 tahun sebagai Menteri BUMN itu, juga tidak menjawab ketika ditanya tantangan pemerintahan Presiden Joko Widodo ke depan.
"(Pemerintahan) Baru atau lama saja. Tantangannya kan itu-itu juga," ucapnya.
Ditanya soal kegiatan yang akan dilakukan jika tidak lagi menjadi menteri, Dahlan menuturkan akan menetap di Surabaya.
"Ya, saya pulang kampung. Saya tinggal di kawasan Ketintang," ujarnya.
Sebelumnya, Dahlan sempat menyebutkan siap menjadi seorang "sociopreneur" jika tidak masuk dalam jajaran menteri pada periode 2014-2019.
"Sociopreneur" atau pengusaha yang menjalankan bisnis dengan membangun dan mengembangkan komunitas agar lebih berdaya, tapi dikelola secara korporasi dan harus menguntungkan.
Dahlan menuturkan, pilihan menjadi "sociopreneur" sudah bulat dengan fokus pada sektor pertanian, sektor energi, dan juga sektor peternakan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mikel Arteta enggan terlena dengan hasil pertemuan pertama kontra Crystal Palace
23 April 2025 5:08 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018